Ratusan PKL Tergusur Busway Koridor Tiga
Rabu, 30 Juni 2004 | 19:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Program busway karidor tiga yang menghubungkan Kalideres dengan Monas akan menggusur pedagang kaki lima sepanjang Jalan Daan Mogot dan Jalan Kyai Tapa.
"Saat ini sudah dimulai, Januari nanti jalur ini diharapkan sudah bersih dari pedagang kaki lima,” kata Kepala Suku Dinas Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kota Madya Jakarta Barat, Sukarno, Rabu(30/6), di Jakarta.
Pihaknya, kata Sukarno, saat ini telah mulai menertibkan pedagang di daerah yang akan dilewati jalur busway. ”Senin kemarin kita sudah melakukannya di daerah Taman Sari,” katanya. Namun ia mengakui untuk menertibkan pedagang kaki lima butuh waktu yang lama. “Hari ini kita tertibkan, besok muncul lagi,” ujarnya.
Menurut pantauan Suku Dinas Trantib Jakarta Barat, masih terdapat ratusan pedagang yang harus digusur untuk lancarnya program Busway. ”Hal ini karena jalur di sana sempit, satu jalur untuk busway, dan dua jalur untuk angkutan umum dan kendaraan pribadi,” kata dia.
Selain menggelar operasi rutin, Dinas Trantib akan mengelar Operasi Tertib Wibawa Praja II yang akan dilaksanakan 1 sampai 30 September. Tujuan dari program ini, menurut Sukarno, adalah untuk mendukung pelaksanaan program busway karidor tiga.
Beberapa minggu yang lalu Aparat Trantib Jakarta Barat melakukan operasi di daerah Pesing, Cengkareng, dan beberapa pedagang terjaring operasi. Hasilnya daerah Pesing bersih dari pedagang. Namun, beberapa hari lalu muncul pedagang buah dan pedagang helm.
Sutarto - Tempo News Room





