Dugaan Bom Bunuh Diri Belum Dapat Dipastikan

Kamis, 09 September 2004 | 13:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani mengatakan pihaknya belum dapat memastikan ledakan di depan Kedubes Australia sebagai bom bunuh diri. Pasalnya, di depan pintu masuk Kedubes ada lubang bekas ledakan. Menurut informasi yang tersiar di kawasan Kuningan, pelaku melakukan bom bunuh diri.

Firman mengatakan pihaknya masih menyelidiki apakah sasaran pelaku adalah Kedubes Australia. "Faktanya seperti itu (sasaran Kedubes). Itu masih penyelidikan," kata dia, usai meninjau lokasi. Ia memastikan, pihaknya melakukan pengamanan di sekitar lokasi ledakan.

Firman juga belum dapat memastikan pelaku peledakan terkait dengan otak pemboman, Dr. Azahari dan Noordin Muhammad Top. Tetapi, pihaknya memperketat lokasi rawan teror bom.

Menurut keterangan saksi, kata Firman, ledakan hanya berada di satu titik. Korban meninggal ada empat warga sipil dan tidak ada warga negara asing. Beberapa warga negara asing hanya mengalami luka-luka. Namun ia belum mendapatkan kepastian mengenai kewarganegaraan korban yang mengalami luka-luka tersebut.

Firman mengatakan, pihaknya masih menunggu keterangan laboratorium forensik tentang kepastian ledakan tersebut. "Dari fisik jaraknya beberapa meter (kedahsyatannya) dibandingkan Marriott," tuturnya.

Martha Warta






Komentar Anda

Kirim