Kebakaran TPA Bantargebang Akibat Kelalaian

Senin, 13 September 2004 | 15:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kebakaran di kawasan Zona IV A Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Bantargebang disebabkan terjadinya pemanasan suhu akibat akibat kemarau yang berkepanjangan. Selain itu, juga karena kelalaian para pengelolan tempat sampah yang masih menjadi polemik itu.

Hal itu dikatakan Direktur Environment Community Union, Benny Tunggul kepada Tempo, Senin (13/9). Dari hasil penelitiannya, kekeringan terjadi di Zona IV A. saat ini, zona itu dipenuhi sampah yang terdiri bahan organic, kertas, kayu dan bahan non organik lainnya.

Bahan yang terdapat di timbunan sampah itu, terdiri bahan organik 65,6 persen dan bahan non organik seperti kertas 10,11 persen, kayu 3,12 persen. Menurut Benny, saat itu terjadi gesekan antara bahan-bahan mudah terbakar itu. Akibatnya muncul percikan api dan membakar seluruh area yang sebenarnya sudah dihijaukan itu.

Kebakaran itu terjadi sejak Sabtu minggu lalu, hingga berita di turunkan masih terlihat bara dan asap mengepul. Menurut Benny, kebakaran itu terus terjadi tanpa henti disebabkan adanya gas Methan dan Nitrogen sehingga mudah terbakar akibat panas.

Siswanto - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: