Jaksel Akan Terapkan Kebijakan Limbah Super Sept

Jum'at, 24 September 2004 | 16:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Kota Madya Jakarta Selatan dalam waktu dekat akan menerapkan kebijakan baru dalam penanganan limbah domesik. Upaya ini dilakukan mengingat semakin menurunnya kualitas air dangkal sebagai salah satu akibat pencemaran oleh limbah domestik.

Demikian dijelaskan Kepala Badan Penglolaan Lingkungan Hidup Daerah Jaksel Tiurmaida Hutapea di kantornya, Jumat (24/6).

Kebijakan baru yang akan diterapkan itu adalah penerapan teknologi penyaring dan pengurai limbah yang disebut super sept. Super sept ini berbentuk seperti tangki dengan ukuran beragam. “Paling besar untuk kapasitas 1.000 keluarga,” kata Ketua Sie Pengawasan dan Pengendalian Pencemaran Jaksel Prihatma.

Dalam alat ini terdapat semacam filter yang akan memisahkan limbah padat dan cair. Limbah cair akan diuraikan hingga berkurang kandungan bakterinya lalu dialirkan kembali ke saluran air. Sedangkan limbah padat akan tetap disedot bila penuh.

Pemda Jakarta sendiri, menurut Tiur, baru memiliki 50 buah super sept yang semuanya adalah hibah dari pemerintah Malaysia. Untuk Jakarta Selatan hanya mendapatkan empat buah.

Ke depan penggunaaan alat ini akan diwajibkan bagi masyarakat. Mengenai target pelaksanaannya Tiur belum berani memastikannya. “Harus disosialisasikan dulu ke masyarakat, dan alatnya itu sendiri masih susah,” katanya.

Untuk mensosialisasikan program penanganan limbah domestik itu, Pemkot Jaksel rencananya akan menggelar peluncuran super sept Rabu (29/9) depan. “Tujuannya agar masyarakat memahami pentingnya program ini,” ujarnya. Dalam acara sosialisai itu diundang anggota masyarakat yang diwakili oleh Dewan Kelurahan dan PKK.

Sebagai proyek percontohan dari program penanganan limbah ini adalah Kecamatan Jagakarsa. Menurut Prihatma, super sept dengan kapasitas enam keluarga telah diujicobakan di suatu wilayah di Kelurahan Ciganjur. Hari Rabu mendatang para peserta peluncuran akan dibawa ke sana untuk melihat langsung cara kerja alat tersebut.

Khairunnisa/Tito Sianipar - Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: