Aktivitas di Sang Timur Kembali Normal

Senin, 01 November 2004 | 10:26 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:Setelah jalan Barata Tama di portal Sabtu pagi (30/10), siswa-siswi Yayasan Karya Sang Timur masuk sekolah dengan aman hari ini (1/11).

H. Oon Soepriajatna, Ketua RT 04/07 kompleks Barata yang ikut mengawasi anak-anak masuk sekolah lewat jalan Barata, menghimbau agar preman dan banser yang ada di sekolah, keluar. "Jangan menimbulkan kesan adanya perang, karena sesungguhnya tidak ada ancaman kan," katanya kepada Tempo, Senin (1/11).

Hari ini, siswa yang bermobil berjalan kaki sejauh 300 meter melewati Jalan Barata. Sedangkan siswa yang diantar naik motor bisa lewat Kampung Bulak. Jalan lewat Kampung Bulak ini adalah jalan setapak, hanya bisa dilalui motor. Siswa SMP masuk pukul 07.00 WIB sedangkan siswa TK, SD, dan SLB masuk pukul 08.00 WIB

Pihak Sang Timur mengatakan ada 12 orang Brimob dari Polda di lokasi sekolah. "Adanya aparat ini dapat menunjukan pada anak-anak bahwa tidak semua orang Islam jahat," kata Budi, salah satu anggota forum orang tua murid.

Ketika ditanya mengenai ada tidaknya kebaktian di Sang Timur kemarin, pihak Sang Timur menegaskan sejak tanggal 3 Oktober 2004 tidak ada kebaktian.

Sambil menunggu anak-anak sekolah, para ibu yang mengantar mengadakan doa bersama dengan para suster di halaman depan susteran Sang Timur. "Daripada mereka ngobrol yang takutnya malah buat emosi, lebih baik mereka berdoa," kata Fiki, juga salah satu forum orang tua murid.

Pada kesempatan yang sama Hillon I. Goa, Ketua Forum orang tua murid menenangkan para orang tua murid.

Fanny Febiana - Tempo

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: