Hari Pertama Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil

Senin, 01 November 2004 | 10:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ratusan orang dari bebagai tingkatan pendidikan mulai memadati Departemen Sosial yang mulai membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Departemen Sosial RI, Senin (1/11).

"Hingga saat ini pelamar yang sudah mendapat nomor pendaftaran sebanyak 534," kata Abdul Malik, Kepala Biro Kepegawaian dan Hukum Departemen Sosial RI yang merupakan ketua pelaksana lapangan penerimaan CPNS Depsos RI.

Abdul Malik mengungkapkan, untuk tahun ini Depsos menerima 193 orang CPNS masing-masing untuk SMU atau SMK 45 orang, D3 22 orang, sisanya dari S1. "Selain di Jakarta pendaftaran juga dibuka di Padang dan Makassar," katanya.

Abdul Malik mengatakan blanko biodata yang diterima Depsos saat ini baru 5.183 yang terbagi menjadi Jakarta sebanyak 2.583, Padang 1.300, dan Makassar 1.300. Ditanya mengenai antisipasi menbludaknya pelamar Abdul Malik mengatakan, hal tersebut tergantung blangko biodata yang ada. Namun pihaknya akan berupaya untuk meminta blangko tambahan kepada Badan Kepegawaian Nasional. BKN sendiri menjanjikan akan memenuhi kekurangan blangko biodata dari berbagai instansi. Saat ini, katanya, BKN menyediakan blangko berdasarkan formasi 1:10 dimana satu lowongan akan diisi 10 blangko kosong.

Pendaftaran CPNS Depsos dimulai pukul 09.00 -13.00 WIB dari tanggal 1-7 Novemver 2004. Pelamar diminta datang langsung ke tempat pendaftaran karena pelamar akan langsung menghadapi pemeriksaan berkas, pengisian biodata dan pemberiaan nomor ujian. Pelaksaan ujian masuk tanggal 24 November, baik di Jakarta, Makassar dan Padang.

"Ujian masuk dilaksanakan serentak di seluruh instansi pemerintah," kata Ruhadi Ardiwinata, Sekjen Depsos. Proses seleksi menurutnya, tidak dipingut biaya dan informasi lengkap dapat dilihat di www.depsos.go.id.

Sementara itu, Endang Woro, 24 tahun, mengaku kecewa karena jurusannya tidak ada dalam berbagai Departemen termasuk Departemen Sosial. Endang Woro merupakan sarjana jurusan administrasi fiskal Fisip Universitas Indonesia. Ia sudah melamar ke berbagai instansi yang sedang membuka CPNS namun jurusannya tidak ada dalam kualifikasi pendidikan. Sejak lulus ia mengaku telah menganggur selama setahun lebih. Abdul Malik mengakui bahwa untuk tahun ini jurusan perpajakan memang tidak dibuka. "Karena sesuai dengan bidang Depsos makanya kita lebih banyak sarjana kesejahteraan sosial atau pekerjaan sosial," katanya.

Dari 193 orang CPNS yang akan diterima Depsos, 93 diantarannya merupakan sarjana program studi kesejahteraan sosial atau pekerjaan sosial.

Badriah - Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: