PT KAI Kerahkan 12 Kereta Tambahan
Senin, 01 November 2004 | 19:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Jakarta-Menghadapi arus mudik lebaran tahun ini, walaupun lonjakan penumpang kereta api diperkirakan hanya naik satu persen dari tahun lalu, PT Kereta Api Indonesia mengerahkan 12 kereta tambahan untuk berbagai jurusan. Penambahan itu antara lain kereta Argo Lawu jurusan Solo, Gumarang jurusan Semarang- Surabaya, Kamandanu jurusan Semarang, kereta Senja Yogya jurusan Yogyakarta dan kereta Sawung Galing jurusan Kutoarjo.
Di kelas ekonomi PT KAI penambahan kereta Bengawan Lebaran jurusan Solo, Kereta Kutojaya Lebaran jurusan Kutoarjo, kereta Kertajaya Lebaran jurusan Pasar Turi Surabaya, Kereta Tawang Jaya Lebaran jurusan semarang, kereta Probo Lebaran jurusan Yogjakarta, dan kereta Mantab (Madiun -Tanahabang) Lebaran.
Menurut Manager Pusat Layanan Reservasi Daerah Operasi I Jakarta, Boman penambahan masing masing satu kereta dengan rata-rata delapan gerbong kecuali kereta kertajaya lebaran yang mendapat tambahan 10 gerbong atau kareta Kutojaya lebaran yang hanya tujuh gerbong. Pengoperasian gerbong tambahan ini menurut Boman akan lakukan mulai tanggal 8 November hingga 13 November.
Selain 12 kereta tambahan ini menurut Boman kemungkinan PT Kereta Api juga dapat mengerahkan kereta sapu jagat, untuk mengangkut penumpang yang menumpuk. Kereta yang disediakan untuk sapu jagat satu buah kereta dengan 8 gerbong. "Tapi kami akan melihat suituasinya, jika tidak terlalu banyak penumpukan akan disertakan dengan kereta lain" katanya.
Namun meski telah ditambah dengan 12 kereta tambahan diakui Boman beberapa jenis kereta pada hari puncak lebaran tiketnya telah habis terjual. Beberapa tiket yang habis terjual pada tanggal 10, 11, 12. dan 13 November 2004, terutama kereta eksekutif seperti Argo Anggrek jurusan Surabaya, kereta Dwipangga jurusan Solo, kereta Argo lawu jurusan Solo, kereta Gajayana jurusan Malang kereta Bima jurusan Surabaya dan kereta Sembrani. Tiket hanya tersedia untuk hari dan tanggal diluar tanggal tersebut. Bahkan untuk kereta Gajahyana dengan harga Rp 300 ribu telah terjual habis mulai tanggal 5 hingga 11 Noverber.
Selain kereta dari Jakarta ke sejumlah tujuan sejumlah kereta arus balik untuk tanggal tertentu seperti tanggal 19,20 dan 21 juga dinyatakan habis. Seperti kereta Dwipangga, Lawu, Taksaka 1 dan 2, kereta Gajahyana, dan kereta Bima, untuk tanggal tersebut telah habis terjual. Menurut Boman diperkirakan penumpang yang akan menggunakan jasa kereta api pada musim lebaran tahun ini akan meningkat satu persen dari penumpang tahun lalu yang mencapai 61.775 penumpang.
Dikatakan Boman untuk beberapa jenis kereta terutama kereta yang melintas dijalur selatan seperti kereta-kereta tersebut, selalu digemari penumpang dan tidak pernah sepi dari penumpang. Meski diakui dampak perang tarif Pesawat terbang menurunkan minat penumpang kereta. Namun untuk penumpang kereta di jalur selatan, "Seperti tak tergoyahkan," katanya.
Ramidi-Tempo





