Tangkap Calo Kereta Dapat Hadiah Lebaran
Selasa, 02 November 2004 | 12:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Jakarta – Menghadapi maraknya aksi percaloan di sejumlah stasiun kereta api menjelang arus mudik Lebaran tahun 2004, PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana memberikan hadiah kepada masyarakat yang berhasil menangkap calo. Selain menghadapi ulah para calo, PT KAI juga berjanji meningkatkan pelayanana terutama keamanan di dalam kereta api, demikian dikatakan oleh Kepala Daerah Operasi I KAI, Masduki Achmad di sela inspeksi mendadak Komisi V, DPRD DKI Jakarta, Selasa (2/11).
Kepada para pimpinan PT KAI di Stasiun Gambir, para wakil rakyat menanyakan berbagai kesiapan yang telah dilakukan oleh pihak kereta api menjelang pelaksanaan angkutan lebaran tahun ini. Diantaranya soal pengamanan di atas kereta terkait maraknya peristiwa aksi penodongan akhir-akhir ini.
Menurut Kepala Daerah Operasi I PT Kereta Api, Masduki Achmad, untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya akan melengkapi setiap kereta api dengan dua petugas polisi. Anggota Komisi bidang Perhubungan yang dipimpin oleh Muhamad Sofian Mile, juga mempertanyakan pengaturan lalu lintas penumpang di sekitar Stasiun Gambir, yang dijawab oleh Kadaop pengaturan penumpang dengan one-one traffic. Artinya, penumpang yang berangkat dan yang keluar dipisahkan.
Muhamad Sofian sendiri kepada wartawan, mengatakan melihat kondisi yang ada sejauh ini memang belum terlihat seberapa jauh kesiapan PT Kereta Api menangani pelayanan arus mudik melalui jalur kereta api. Karena, hari ini belum terlihat aktifitas arus mudik. "Entah nanti pada puncak arus mudik," katanya. Namun pihaknya menekankan yang perlu diperhatikan oleh PT KAI dalam memberikan pelayanan terhadap pengguna jasa kereta api adalah segi kenyamanan dan keamanan. "Sehingga kami berharap pihak PT KAI bisa meningkatkan segi kenyamanan dan keamanan," ujarnya.
Sementara itu, Masduki Achmad mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pihaknya akan mengerahkan tambahan 12 kereta api. Diprediksi musim lebaran tahun ini jumlah penumpang diperkirakan akan meningkat sekitar 5 persen. Menanggapi pertanyaan anggota DPR tentang aktifitas calo. Masduki mengatakan, telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasinya diatara dengan menjual tiket 30 hari sebelum hari H.
Pihaknya juga menawarkan hadiah Rp 200 ribu bagi masyarakat yang bisa menangkap basah aktifitas calo. Atau, ditawarkan hadiah Rp 500 ribu bagi masyarakat yang bisa menunjukan adanya oknum pegawai kereta api yang berkolusi dengan calo. Selain ia menjanjikan akan mengenakan sanksi pada oknum pegawainya itu. "Jadi silahkan masyarakat beramai-ramai mencari hadiah lebaran," ujarnya.
Ramidi-Tempo





