Pelni Tawarkan Diskon Pemudik Non Ekonomi
Rabu, 03 November 2004 | 16:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menghadapi arus mudik lebaran tahun ini PT Pelni mengerahkan 26 kapal penumpang untuk pelayaran berbagai jurusan. Sebanyak 22 kapal merupakan kapal penumpang biasa dan sisanya merupakan kapal jenis roro. Dari jumlah itu kapasitas penumpang yang disedikan mencapai 49.000 tempat duduk.
Bahkan musim lebaran kali ini pihak Pelni juga membuka jalur pelayaran baru ke Sumatra Barat, yakni ke Pelabuhan Padang, dengan rute pelayaran Padang- Sibolga dan Gunung Sitoli. Menurut Humas PT Pelni Abubakar Goyim, pelayaran baru ini dibuka karena tingginya minat penumpang untuk jurusan ini. Sebelumnya pelayaran jalur ini pernah diadakan, namun beberapa waktu lalu sempat ditiadakan karena sepinya penumpang. Saat ini mulai ada kembali permintaan. Pelayaran baru yang dilayani dengan Kapal Kerinci ini akan beroperasi mulai 9 November mendatang. "Tiketnya saat ini sudah mulai dijual," kata Abubakar dihubungi Tempo, Rabu (3/11).
Menurut Abubakar mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang saat puncak arus mudik pihak Pelni juga menyiapkan tiga kapal cadangan, yang sewaktu-waktu dikerahkan bila terjadi lonjakan penumpang kapal laut.
Menghadapi arus mudik kali ini menurut Abubakar pihaknya meningkatkan berbagai pelayanan. Diantaranya tiket kapal penumpang telah dijual mulai tiga bulan sebelumnya. Untuk kemudahan calon penumpang mendapatkan piohak PT pelni juga menjalin kerjasama dnegan sekitar 50 travel agen, yang memiliki kurang lebih 150 loket penjualan. "Artinya tiket dapat diperoleh dimana-mana," ujarnya. Dengan penjulan tiket yang dilakukan jauh-jauh hari dan dibanyak loket penjualan, menurut Abubakar telah mengurangi antrian pembelian tiket.
Untuk menarik penumpang, Pelni juga menawarkan discount antara 15 hingga 35 persen untuk pembelian tiket non ekonomi, Baik untuk kelas I, kelas II maupun kelas III. Untuk tiket kelas ekonomi kata Abubakar pihaknya juga tidak menaikan harga tiket dari tahun sebelumnya. "Harganya masih sama seperti sebelumnya bahkan untuk kelas non ekonomi kami menawarkan discount," katanya.
Pelayanan lainnya menurut Abubakar, adalah dibukanya layanan call centre dengan nomor 79180606 yang bisa digunakan masyarakat untuk memeperoleh informasi tentang pelayaran dan tiket maupun untuk menyampaikan keluhn dan complain.
Abubakar memprediksi arus mudik yang menggunakan jasa angkutan laut akan meningkat sebesar 1 persen dari jumlah tahun sebelumnya yang mencapai 1.100.000 penumpang. Prediksi kenaikan penumpang diakui Abubakar memang kecil, mengingat masih kuatnya persaingan jasa angkutan udara saat ini. Namun demikian menurut Abubakar pihaknya tetap menyiapkan 3 kapal penumpang cadangan dengan kapasitas tampung sekitar 7300 orang untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Dari pantauan Tempo kesibukan mulai terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok terutama pelayanan bagi angkutan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia, terutama dengan rute Tanjung Pinang, Batam, Belawan (Medan) Pontianak dan Nunukan. Untuk entry point dari pelabuhan Kijang disediakan lima kapal reguler dan satu kapal non reguler dengan tujuan Tanjung Priok dan Tanjung Perak Surabaya. Sementara untuk pintu masuk pelabuhan Batam disediakan tiga kapal, sedang dari Belawan Medan disediakan dua kapal. Sedangkan pintu masuk Kalimantan pemberangkatan kapal untuk TKI disediakan di dua pelabuhan yakni Pontianak dengan Kapal Loutser dan Lawit, dan pelabuhan Nunukan dnegan kapal Dolbon Solo.
Ramidi-Tempo





