Tangerang Siapkan Armada Bus dan Keamanan Perumahan
Rabu, 03 November 2004 | 17:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
TANGERANG-Meski lebaran masih Sepuluh hari lagi, namun persiapan mengahadapi arus mudik dilakukan sedari awal. Selain penambahan Armada angkutan, tingkat pengamanan di terminal dan titik rawan juga ditingkatkan.
Menghadapi lebaran kali ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang telah mempersiapkan sekitar 260 armada bus Antar kota Antar Propinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP). Di samping itu, juga akan dipersiapkan bus cadangan sebanyak 100 armada
"Sejumlah angkutan lebaran tersebut, kami rekrut dari beberapa perusahaan jasa angkutan, seperti, PO AJA, Rosalia Indah, Tasima, Batur Salembur, dan Bulan Jaya," kata Miftahul Ilmi, Pelaksana tugas harian Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Kepada Tempo, Rabu (3 /11).
Selain penambahan Armada, lanjut dia, pihaknya melakukan tingkat pengamanan di terminal dan sejumlah titik yang dianggap rawan perbuatan kriminal. Belajar pada tahun-tahun sebelumnya, kata Miftahul, tingkat kejahatan cenderung meningkat menjelang lebaran. Terutama di titik-titk rawan seperti terminal, pool angkutan. "Banyak pihak menggunakan kesempatan seperti ini untuk berbuat kejahatan." Tambahnya. Menurut dia, tindak kejahatan yang sering terjadi di tempat-tempat itu adalah, pencopetan, penipuan, dan tindak kejahatan dengan hipnotis.
Miftahul menambahkan pihaknya akan melakukan pengamanan secara koordinasi dengan unsur Kepolisian dan Organda dengan menempatkan sejumlah personil pada Poskotis yang tersebar di wilayah Kabupaten Tangerang. "Kita akan menyiapkan sebanyak 19 Poskotis, di beberapa daerah atau kawasan rawan macet", katanya.
Sementara pelayanan kepada masyarakat pemudik, pihak Dinas Perhubungan juga menyiapkan terminal bantuan di tujuh lokasi, masing-masing Terminal Balaraja, .Pool PO Rosalia Indah Ciputat, Rosalia Indah Cikupa, Tasima Cikupa, Cimanggis Ciputat, Kawasan Industri Pasar Kemis, dan Kawasan Industri Cikupa Mas.
Pihak Dishub menurunkan seluruh personilnya sebanyak 203 orang. Sementara itu, Bupati Tangerang Ismet Iskandar memerintahkan seluruh Camat di Kabupaten Tangerang untuk melakukan pendataan ulang terhadap jumlah penghuni tempat kos-kosan dan rumah kontrakan. "Agar diketahui jumlah pastinya, karena para pendatang umumnya mudik jika lebaran tiba. Aparat kecamatan akan melakukan pendataan secara pasti jumlah penghuni kontrakan, agar bisa dibedakan jumlah yang datang pasca lebaran." ujar Ismet, seperti disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Tangerang, Acmad Djabir kepada Tempo.
Djabir menambahkan para camat, juga diperintahkan untuk meningkatkan penjagaan dan keamanan di kompleks perumahan selama Lebaran. " Pengamanan di lingkungan perumahan ditingkatkan secara konprehensif dengan
meningkatkan koordinasi dengan Muspika setempat." Kata Djabir.
Joniansyah-Tempo





