PT.KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik Lebaran

Jum'at, 05 November 2004 | 03:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: PT. Kereta Api mengahadapi penumpang mudik pada Lebaran 2005, telah menyiapkan sebanyak 13 KA tambahan. Jadi, pada Lebaran nanti, jumlah total KA yang dijalankan adalah 218 KA dari yang semula 205 KA penumpang. “Pada Lebaran nanti kita akan menambah KA sebnayak 13 KA. Baik itu dari ekonomi, bisnis maupun eksekutif, “jelas Direktur Operasional PT. KA, Yuda Sitepu dalam acara buka bersama dengan wartawan di wisma Pena, Jakarta, Kamis Sore (4/11).

Ketiga belas KA tambahan itu, menurut Yuda, akan dioperasikan mulai tanggal 7 November 2004. Tiga belas KA tambahan tersebut, adalah ; Argo Lawu, Kamandanu, Gajayana (Kelas Eksekutif) ; Kelas bisnis ; Gumarang Bisnis, Sawunggaling, dan Senja Utama Yogyakarta. Sedangkan untuk kelas ekonomi, KA ekonomi jurusan Tanah Abang-Madiun, Tawang Jaya Pasar Senen-Semarang Poncol, Kutojaya Pasar Senen-Kutoarjo, Progo Pagi Pasar Senen-Lempuyangan, Bengawan Pasar Senen-Solokota, Kertajaya Pasar Senen-Surabaya pasar turi dan KA Pasundan Kiaracondong-Surabaya Gubeng.

Untuk menambah daya angkut khususnya dalam mengantisipasi lonjakan penumpang mudik, PT KA juga mengupayakan penambahan rangkaian pada KA-KA tertentu. Misalnya, rangkaian KA Argo Bromo, yang biasanya terdiri dari 8 K1, 1 Kereta Makan (KM) dan 1 Kereta Barang, akan ditambah menjadi 9K1, 1KM dan 1 Kereta Barang. “Kami juga akan lakukan pada kelas ekonomi. Tapi juga akan lihat kemampuan dari daya tarik lokomotifnya,"kata Yuda.

Jumlah kenaikan penumpang mudik pada Lebaran tahun ini diperkirakan akan mencapai satu persen. Yaitu, 2.638.774 orang dari 2.610.514 orang pada 2003 lalu. “Tahun ini kita perkirakan penumpang mudik naik sebanyak satu persen, “kata Yuda. Lonjakan penumpang, diperkirakan akan terjadi pada H-2 (12 November 2004) dengan volume penumpang mencapai 136.985 orang. Sedangkan untuk pasca Lebaran diperkirakan akan terjadi pada H+4 (20 November2004) yang akan mencapai 172.788 orang.

PT KA, menurut Yuda, mendapatkan kompensasi kelebihan muatan sebanyak 150 persen untuk kelas ekonomi dan 125 persen untuk kelas bisnis. “Kebijakan ini kami lakukan untuk mengatasi lonjakan penumpang mudik,"ujarnya.

Jumlah loop atau rencana jadwal perjalanan yang disiapkan, juga sudah matang untuk Lebaran, sebanyak 83 loop. Loop bantuan lebaran 66 KA dan loop fakultatif 17 KA. Lebaran kali ini, lanjut Yuda, PT KA tidak akan memberlakukan KA Sapu Jagad. “Tahun ini kami tidak ada KA Sapu Jagad, kami akan siapkan lokomotif. Kapan penumpang ada kami berangkatkan. Kami berharap tidak akan terjadi penumpukan penumpang,“katanya.

Untuk keamanan, PT. KA telah melakukan koordinasi dengan Polri, Pemda, TNI dan penegak Kamtib lainnya. Pengamanan akan lebih difokuskan pada KA kelas ekonomi. Alasanya, KA ekonomi memiliki kerawanan yang lebih tinggi dibandingkan KA kelas lainnya. “Setiap gerbong kami siagakan dua orang untuk keamanan, “katanya.

Suryani ika sari

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :