Logistik Pilkada Depok Tak Kunjung Siap
Selasa, 09 November 2004 | 20:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Logistik Komisi Pemilihan Kepala Daerah (KPUD) Kota Depok untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota yang akan berlangsung 26 Juni mendatang, hingga kini belum siap. Logistik itu meliputi 63 komputer untuk Panitia Pemungutan Suara (PPS), kartu pemilih, surat suara, dan tinta pemilih. "Bilik dan kotak suara sudah siap karena mengunakan peralatan pada pemilihan presiden tahun 2004 lalu," kata ketua KPUD Zulfadli, kepada Tempo, Senin (18/4).
Terlambatnya persiapan logistik, menurut Zulfadli, karena KPUD menunggu keluarnya peraturan pemerintah penganti undang-undang (perpu) yang akan mengatur masalah logistik pemilihan kepala daerah. "Kami takut, logistik sudah ada, ternyata perpu mengatur lain," kata Zulfadli.
Karena tidak kunjung keluar, Zulfadli menyatakan, pihaknya memutuskan melalui proses lelang atau tender. "Lelang kita buka untuk umum. Hal ini untuk menghindari adanya masalah di kemudian hari seperti dugaan KKN dan sebagainya," katanya.
Hari ini, Senin (18/3), KPUD sudah mulai membuka lelang utnuk penyediaan komputer bagi PPS. "Kami hanya mengumumkan satu hari di media cetak. Tapi selama seminggu, pengumuman akan kami tempel di KPUD," kata Zulfadli. Pendaftaran akan dibuka selama satu minggu.
Lelang, yang akan diurus oleh tim lelang sekretariat KPUD, menurut Zulfadli, akan memakan waktu hingga satu bulan. Lelang kartu pemilih, surat suara, dan tinta pemilih akan dibuka terpisah. "Jadwalnya bertahap, belum kami tentukan. Menunggu lelang komputer selesai," kata dia.
Zulfadli menyatakan optimis seluruh logistik akan siap sebelum pemungutan suara, tanggal 26 Juni 2005, terlaksana. "Paling lambat, awal Mei lelang logistik lainnya akan kami buka," ujar Zulfadli.
Suliyanti Pakpahan-Tempo





