Jari Siswa SD Putus Terkena Ledakan Petasan
Selasa, 09 November 2004 | 21:11 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Iksan Suryasan, siswa kelas 5 SDN Kunciran harus kehilangan dua jari tangan kirinya akibat terkena ledakan petasan. Peristiwa itu dialami Iksan Senin (18/4) pukul 13.00 siang di kampungnya, Kunciran RT 02/04 Kelurahan Pinang, Kota Tangerang.
Korban kehilangan jari telunjuk dan jari tengah, dan kini dirawat di RSU Tangerang. Ayah Iksan, Mansur menceritakan, anaknya siang kemarin melihat acara
temu pemgantin Firmansyah dan Wati. "Sudah adatnya kalau ada pengantin laki-laki ke rumah mempelai wanita disambut petasan," kata Mansur.
Saat itu, Iksan memang tidak langsung membunyikan petasan. Tetapi ia memegangi petasan yang awalnya tidak menyala, karena itu ia berani memungutnya. Tetapi,
justru setelah benda sebesar jempol orang dewasa itu berada dalam genggaman tangan kirinya, petasan itu meledak.
Bunyi petasan disertai raungan kesakitan Iksan itu sempat mengagetkan para tamu yang kondangan. Para tamu berhambur keluar, melihat kondisi Iksan. Mansur
pun sempat mendengar bunyi petasan itu dari rumahnya yang berjarak 50 meter dari lokasi kejadian. Menyaksikan jari tangan anaknya berlumuran darah,
Mansur dibantu tetangganya melarikan Iksan ke RSU Tangerang.
"Saya khawatir, nanti dia malu sama teman-temannya karena dua jarinya nggak ada," ucap Mansur sambil mengelus kepala anaknya.
Ayu Cipta-Tempo





