Pemerintah Kota Bekasi Himbau Warga Tak Takbiran Keliling

Sabtu, 13 November 2004 | 16:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk mengantisipasi adanya tindak kekerasan dan kriminalitas selama acara malam takbiran, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menghimbau warga Beaksi tidak melaksanakan takbiran keliling dan hura-hura. Warga diharapkan melaksanakan takbir di lingkungan masing-masing saja. "Kita tidak mengharapkan ada apa-apa selama malam takbiran ini, takutnya nanti kalau takbiran keliling terus dimasukin orang lain dan terjadi apa-apa malah rusak”syiar” kita. Diharapkan mereka takbir di masjid, mushola masing-masing," ujar Wali Kota Bekasi Achmad Zurfaich kepada Tempo melalui telepon, Sabtu (13/11).

Selain takut terjadi sesuatu dengan kerumunan orang di jalan-jalan, Wali Kota juga mengkhawatirkan, ketika konvoi terjadi di jalan-jalan umum, malah akan menimbulkan kesemrawutan dan mengganggu keleluasan orang lain yang menggunakan jalan umum itu."Sebenarnya, kita tidak mau membatasi, tapi ini hanya antisipasi saja kalau terjadi sesuatu," begitu sang walikota berasalasan.

Himbauan ini, diharapkan juga disambut para lurah dan kecamatan untuk menghimbau kepada warganya masing-masing. Selain itu, selama masa takbiran berjalan, aparat pemerintah dan kepolisian juga disiagakan. Selain itu, Pemerintah Kota juga meminta kepada aparat kepolisian untuk selalu memantau lingkungan perumahan. Sebab, selama mudik, umumnya warga mengosongkan rumah untuk ditinggal pulang ke kampung halaman masing-masing.

Siswanto-Tempo

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :