Guru dan Komite Sekolah SMP 56 Melawai akan Temui Presiden
Rabu, 17 November 2004 | 14:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Guru dan komite sekolah SMPN 56 Melawai Jakarta Selatan akan menemui Presiden Susilo Bambang Yudoyono di Istana Negara pukul 3 siang ini. Mereka akan menuntut konsistensi Presiden SBY mengenai masalah yang terjadi di lingkungan SMPN 56.
Menurut Ketua Komite Sekolah SMPN 56 Melawai Jakarta Selatan Jonni R. Elian presiden diminta konsisten terhadap penyelesaian korupsi sebanyak Rp 45 miliar. " Janji SBY kan memberantas korupsi," kata Jonni ketika dihubungi lewat telepon selulernya, Rabu (17/11) siang.
Diakui Jonni, sampai saat ini belum ada kepastian apakah bisa bertemu langsung dengan presiden atau tidak. Namun rombongan yang berjumlah sekitar 100 orang ini sedang berkumpul di gedung sekolah untuk berangkat bersama-sama ke Istana. " Tidak tahu kapan akan diterima," ujarnya.
Dikatakan Jonni, masalah di SMPN 56 tidak cukup hanya diselesaikan di tingkat pemerintah daerah saja. Seperti diketahui Pemerintah Propinsi DKI Jakarta telah melakukan tukar guling dengan PT. Tata Disantara yang mengakibatkan protes berbagai pihak.
Mengenai pengosongan gedung sekolah, Jonni menilai merupakan bentuk kesewenangan dari Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. Pengosongan dilakukan pada masa liburan Idul Fitri. " Ini krisis iman," kata dia. Namun pihak sekolah tidak melakukan perlawanan dengan trantip karena diakui akan kalah dalam hal jumlah.
Jonni mengatakan saat ini banyak murid dan beberapa guru yang sedang pulang kampung sehingga belum mengetahui kejadian ini. Dijelaskannya, Senin (22/11) besok baru akan dilakukan koordinasi dengan guru dan orang tua murid.
Agriceli - Tempo





