DPR Tidak Datang, Siswa SMP Negeri 56 Pulang
Selasa, 23 November 2004 | 14:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Civitas SMP Negeri 56 Melawai kecewa terhadap ketidakhadiran utusan DPR untuk meninjau langsung kegiatan belajar mengajar, Selasa (23/11). Ini diungkapkan Lambok Gultom, selaku kuasa hukum SMP Negeri 56 Melawai. “DPR telah berjanji untuk datang, tapi ingkar,” ujarnya lagi.
Menurutnya, berdasarkan hasil pertemuan dengan anggota dewan kemarin, lima orang utusan komisi III dibentuk untuk meninjau SMP Negeri 56 Melawai. Utusan inilah yang menurut Lambok, sedianya datang menengok para siswa dan guru yang kini harus bersekolah di pelataran gedung kosong bekas Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) di Melawai, Jakarta Selatan itu.
Berdasarkan penuturan Lambok, yang menjadi alasan anggota dewan tersebut adalah masih adanya agenda rapat paripurna di gedung DPR. Hal ini menurutnya, juga membuat Dewan tidak dapat memberikan kepastian waktu peninjauan. Dirinya mengaku mendapat informasi ini dari balasan sebuah pesan singkat (SMS) dari salah satu utusan DPR tersebut.
Berkaitan dengan hal ini, Lambok mengatakan, perwakilan orang tua murid bakal kembali mendatangi DPR. Tujuannya, meminta kepastian kunjungan utusan DPR. Sementara itu, proses belajar mengajar SMP Negeri 56 Melawai telah usai sejak pukul 12.00 WIB siang ini. Pertimbangannya, kondisi lokasi tidak memungkinkan bagi anak didik untuk berlama-lama. “Mereka nanti terlalu capek,” ujar Lambok lagi.
Rinaldi-Tempo





