Sutiyoso Akan Teruskan Pembuangan Sampah Bojong
Selasa, 23 November 2004 | 19:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso tetap mengusahakan agar Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bojong, Bogor dapat beroperasi kembali. Menurutnya, proyek ini tetap diteruskan mengingat teknologi yang digunakan ramah lingkungan dan diterapkan di berbagai negara di dunia. ?Mau lari kemana lagi kalau teknologi canggih ditolak. Kami tetap gunakan menunggu saat yang paling baik,? ujarnya.
Namun untuk sementara ini, Sutiyoso menghentikan rencana pengoperasiannya. Langkah ini diambil menyusul kerusuhan yang terjadi di Bojong, Kelapa Nuggal pada Senin (22/11) sehingga fasilitas dan peralatan pengolahan sampah harus diperbaiki. ?Saya instruksikan sekarang cooling down, sampai semuanya clear baru kita jalan kembali. Biar polisi punya kesempatan untuk mengusut pelaku anarkis itu,? kata Sutiyoso di sela-sela sidang pleno Asian Network of Major Cities 21 di Jakarta, Selasa (23/11).
Menurut Sutiyoso, bila pakar lingkungan hidup menyatakan proyek itu merusak lingkungan, pihaknya menghentikannya. Proyek itu juga tidak mungkin dipindahkan dari Bojong. Alasannya, PT Wira Guna Sejahtera sebagai pengembang tidak akan sanggup mengalami kerugian yang sangat besar. Untuk membeli lahan dan menyiapkan fasilitas pengolahan sampah itu, PT Wira mengeluarkan investasi sedikitnya Rp 85 miliar.
Sutiyoso menolak campur tangan penanganan kasus Bojong dengan alasan tak mau mengintervensi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bogor. ?Kalau membantu biar pemerintah Bogor, kecuali saya diminta,? katanya.
Menurutnya, pemerintah Bogor harus bertanggung jawab atas keberadaan TPST Bogor yang berada di wilayah kewenangannya. Pemerintah Bogor harus memberi penjelasan kepada masyarakat agar TPST Bogor bisa berjalan lagi. Pasalnya, keberadaan TPST Bogor diyakini dapat memberi kesejahteraan kepada warga setempat. ?Bahan-bahan non organik diberikan kepada masyarakat setempat untuk diolah lagi menjadi produk yang berguna sebagai pendapatan tambahan,? katanya.
Suryani Ika Sari ? Tempo





