|
Jakarta
PKL Tanah Abang Belum Tentukan Sikap
Jum'at, 26 November 2004 | 13:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menyusul aksi penertiban Pedagang Kaki Lima di Jalan K.H Mas Mansyur Tanah Abang oleh Walikota Jakarta Pusat yang kemudian disusul dengan aksi unjuk rasa pedagang ke Istana Negara, kondisi di lokasi bekas berjualan PKL di Blok Kebon Jati masih lengang. Hanya terlihat sejumlah PKL berjualan menempel di teras toko-toko yang ada. Juga terlihat puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Sebelumnya, tersiar kabar pada hari ini, Jumat (26/11) ribuan PKL akan melakukan aksi pencabutan seng yang menjadi pembatas Jalan Kebon Melati yang dipasang Pemda untuk menghalangi PKL berjualan di lokasi tersebut.
Di lokasi juga terlihat para PKL yang sepertinya mengamati lokasi tempat berjualan mereka. Namun mereka belum berani menggelar dagangan. Trotoar sepanjang jalan KH Mas Mansyur, juga mulai dibongkar untuk pekerjaan pembuatan trotoar.
Menurut salah seorang petugas Satpol PP yang berjaga di lokasi, M.Tohir, para petugas telah disiagakan sejak penertiban PKL mulai dilakukan malam takbiran lalu. Hingga saat ini, di lokasi, setiap hari disiagakan tak kurang dari 100 personil. Menurut Tohir, petugas Satpol PP ini didatangkan dari Kantor Walikota Jakarta Pusat dan Kantor Kecamatan Tanah Abang.
Menurut Tohir, hingga saat ini, pihaknya belum memperoleh informasi akan adanya aksi pencabutan seng. "Kalau pun ada, tapi kekuatan kami akan ditambah dari lima wilayah DKI," kata Tohir.
Sementara itu, salah seorang Koordinator Pedagang Kaki Lima, H. Das, yang dihubungi Tempo membenarkan hari ini pihaknya belum akan melakukan aksi. Menurut dia, pihak pedagang hari ini seusai salat Jumat akan mengadakan rapat untuk menentukan sikap para pedagang.
Ramidi - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|