Warga Gusuran Taman Anggrek Demo Di Depan Istana

Kamis, 02 Desember 2004 | 12:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 200 orang warga gusuran Taman Anggrek berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Kamis (2/12). Mereka menuntut campur tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar masalah ganti rugi ganti rugi kepada sekitar 850 kepala keluarga segera diselesaikan. "Kami mohon Presiden dan pemerintah membantu kami," ujar Koordinator Aksi Suryawan, yang sehari-sehari bekerja sebagai supir.

Tuntutan yang diserukan dalam aksi sekitar 30 menit, sejak pukul 11.30 WIB itu, sebenarnya sedang dalam proses pengadilan. "Sekarang sedang diproses di pengadilan Jakarta Barat, padahal lokasi itu sudah akan dibangun," ujar Suryawan.

Di bekas tempat tinggal mereka, yaitu di daerah Taman Anggrek kelurahan Tanjung Duren Jakarta Barat sudah akan dibangun Apartemen Mediterania. Padahal, tuntutan ganti rugi tanah senilai Rp 999 miliar belum selesai. Bahkan, warga mengaku belum menerima sepeserpun ganti rugi itu.

Warga gusuran itu kini tinggal menyebar di beberapa wilayah Jakarta. "Saya belum menerima ganti rugi, padahal kini saya harus mengontrak rumah," ujar Haryanto, 30 tahun, pekerja swasta yang terpaksa tinggal di rumah kontrakan di Kalideres, karena rumahnya di Taman Anggrek ikut tergusur pada pertengahan pada 2003 lalu.

Indriani Dyah - Tempo

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :