Kasus Pasar Tanah Abang Kian Kisruh

Senin, 13 Desember 2004 | 18:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Panitia Khusus (Pansus) Pasar Tanah Abang hari ini, Senin (13/12) memanggil pedagang Pasar Tanah Abang. Langkah Pansus ini berkaitan dengan rencana pembongkaran Pasar Tanah Abang oleh PD Pasar Jaya.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan pedagang Pasar Tanah abang, Sofyan Mashud, menyatakan tetap menolak rencana pembongkaran Pasar Tanah Abang. Sofyan juga mendesak agar pansus segera membongkar pagar-pagar seng yang hingga saat ini masih terpasang.

Hal lain yang dipertanyakan oleh pedagang kepada pansus adalah banyaknya alat-alat yang akan digunakan untuk membangun Tempat Penampungan Sementara (TPS). Pasalnya beberapa waktu lalu, pansus telah memerintahkan penghentian pembangunan TPS tersebut. "Setahu kami pembangunan TPS itu telah dihentikan, tapi mengapa belakangan ini alat-alat pembangunan itu semakin banyak?" tanya Sofyan.

Saat ini, lanjut Sofyan, pedagang juga semakin diresahkan dengan munculnya selebaran-selebaran yang beredar di masyarakat. Yang isinya adalah berupa pernyataan persetujuan rencana pembongkaran Pasar Tanah Abang karena bangunan itu dinilai sudah tidak layak untuk transaksi. "Sekarang banyak selebaran yang muncul dan itu tidak hanya ke pedagang saja tetapi juga ke masyarakat sekitar, bahkan tukang ojek. Ini seperti ada indikasi dari PD Pasar Jaya. Kita tidak bilang bahwa itu dari PD Pasar Jaya, tapi ada indikasi,"ujar Sofyan.

Pedagang lain Dafrul, bahkan menerima teror dari seseorang yang tak dikenal melalui telpon. Orang tersebut mengancam dan meminta Dafrul agar menyetujui pembongkaran Pasar Tanah Abang. Salah satu Tim Teknis perwakilan pedagang, Bahari Ali Nurdin, mendesak kepada pansus agar melakukan kajian ulang tentang layak atau tidaknya bangunan itu dibongkar. Hal itu dilontarkan karena hasil kajian dari institusi yang selama ini ada dirasakan terlalu mengada-ada. "Kami minta pansus juga mengadakan second opinion dari institusi lain. Jangan hanya berdasar apa yang ada saja,"kata Bahari.

Menanggapi pernyataan tersebut, anggota pansus dari komisi B, Selamat Nurdin, menyatakan selama ini pansus (berkenaan pembongkaran pagar seng) selalu merekomendasikan. "Dari kemarin pansus sudah merekomendasikan agar pagar seng itu segera dibongkar," kata Selamat.

Mengenai second opinion yang diminta oleh pedagang, anggota pansus dari fraksi PKS, Igo Ilham, menyatakan akan melakukannya. Namun, Igo kembali mempertanyakan kepada pedagang, "Bagaimana jika nanti dari hasil second opinion bangunan itu tetap dinyatakan tetap akan dibongkar. Apakah anda menerima atau tetap menolak pembongkaran itu?"

Hingga saat ini pertemuan antara pansus dan pedagang masih berlangsung. Pertemuan itu dipimpin langsung oleh Ketua pansus, Maringan Panagribuan yang didampingi oleh wakilnya Ilal Ferhard serta anggoita pansus lainnya. Sementara dari perwakilan pedagang, sekitar 50 orang tampak hadir dalam pertemuan tersebut.

Persoalan pembongkaran dan pembangunan kembali Pasar Tanah Abang melibatkan banyak pihak. Mulai dari pengusaha 'bermasalah' sampai pejabat 'bermalah' yang kolusi untuk mendapatkan keuntungan.

Suryani Ika Sari






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: