Sutiyoso Bantah RAPBD 2005 Ganda
Selasa, 14 Desember 2004 | 20:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, membantah jika Pemerintah DProvinsi DKI Jakarta melakukan penggandaan anggaran pada Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (RAPBD) 2005 yang diusulkan kepada dewan. "Saya akan teliti, tanya saja ke Bapeda. Biasanya seperti itu karena salah interpretasi saja, dan nggak mungkinlah kami melakukan itu, "kata Sutiyoso di Balaikota Jakarta, Selasa (14/12).
Mengenai adanya beberapa anggaran yang dinyatakan oleh dewan keliru, Sutiyoso mengatakan, "Kalau itu memang kekeliruan ya itulah gunanya kami membahas bersama". Pendapat serupa juga disampaikan oleh Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ritola Tasmaya.
Ritola menyatakan, adanya anggaran yang ganda,seperti anggaran untuk Hari Ulang Tahun Jakarta
yang terdapat dalam APBD sekda dan sekwan, adalah wajar. Pasalnya, anggaran tersebut digunakan untuk kepantingan masing-masing. "Anggaran sama, tapi kepentingannya beda. Ini mungkin untuk DPRD dan yang satu untuk Pemda," kata Ritola.
Ritola menyatakan, dalam penggunaan anggaran, Pemda DKI tidak pernah memakai anggaran DPRD. "Kami tidak pernah menggunakan anggaran DPRD untuk kegiatan kami, begitu juga dengan DPRD yang tidak pernah pakai anggaran kita," ujarnya menandaskan.
Seperti diketahui, dalam rapat paripurna kemarin, Sutiyoso menyampaikan usulan anggaran kepada dewan untuk 2005 sebanyak Rp. 13,9 trilyun. Yaitu mengalami kenaikan 13,6% dari 2004 yang sebesar Rp. 12,6 trilyun.
Suryani Ika Sari-Tempo





