Pengosongan Areal Jembatan Layang Ciputat Ditunda

Senin, 20 Desember 2004 | 18:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Kabupaten Tangerang menunda rencana pengosongan lahan jembatan layang Ciputat. Eksekusi pengosongan yang mestinya berlangsung Senin hari ini ditunda Rabu (20/12).

Menurut Camat Ciputat Muhammad, eksekusi gedung dan atau bangunan yang telah dibebaskan ditunda karena secara teknis belum siap. "Kami kekurangan tenaga dan alat berat untuk merobohkan bangunan," ujar Muhammad kepada Tempo, Senin (20/12).

Muhammad menambahkan, rencana pengosongan lahan yang disertai perobohan bangunan itu membutuhkan sekitar 20-25 orang. Perobohan akan dimulai dari bangunan Gereja Emil yang terletak di Persimpangan Tiga Ciputat.

Camat Ciputat memastikan eksekusi lahan dan perobohan bangunan berjalan lancar. Ini mengingat warga sekitar dan pemilik bangunan telah diajak bicara. "Kami masih mempertimbangkan apakah perlu alat berat atau tidak," katanya.

Diakuinya, sejumlah warga keberatan dengan alat
berat. Mereka khawatir akan merusak bangunan lain yang tidak terkena pembebasan lahan. "Karena itu, penggunaan alat berat masih kami pikirkan," katanya.

Muslih, Ketua RW 09 Desa Ciputat, mengaku dilibatkan dalam pengosongan areal jembatan. Beberapa
pedagang yang sudah menerima ganti rugi mengatakan,
sampai saat ini belum ada pemberitahuan rencana pengosongan. "Kami mendengar baru akan dilaksanakan tahun depan," kata Pujo Purwoko, pemilik bangunan di Jalan Dewi Sartika, Ciputat.

Joniansyah-Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: