11 Gereja Di Jakarta Timur Fokus Pengamanan Natal

Senin, 20 Desember 2004 | 18:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi Jakarta Timur menitikberatkan pengamanan malam Natal 2004, di 11 gereja. Di kawasan ini termasuk rawan aksi teror, tercatat sepanjang tahun 2001-2002 ada empat gereja yang menjadi sasaran aksi peledakan.

Rencana pengamanan, di Jakarta Timur, itu disampaikan oleh Wakil Kapolres Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar (AKBP) Ratnawati. Menurut Ratnawani, 11 gereja di Jakarta Timur yang akan dijaga 24 jam itu, tergolong rawan teror bom.

"Tujuh dari 11 gereja di Jakarta Timur yang dinilai rawan bom adalah Gereja Jawa-Rawamangun, Gereja Kudus- Balai Pustaka, Gereja Santo Yoseph-Matraman, Gereja Santa Maria- Jatinegara, Gereja Santa Antonius-Otista, Gereja Koinonia-Matraman dan Gereja HKBP-Melayu," kata Ratnawati dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil), di Ruang Pola Kantor Walikotamadya Jakarta Timur, Senin (20/12).

Dia menambahkan, sebanyak 1902 personil dari Polri dan
bantuan instansi lain seperti TNI, Tramtib, Pramuka
ikut diterjunkan dalam Operasi Lilin di Kotamadya
Jakarta Timur untuk mengamankan perayaan Natal 2004
dan Tahun Baru 2005. "Operasi Lilin sendiri berlangsung dari tanggal 18 Desember 2004 sampai 2 Januari 2005 yang akan datang," ujarnya.

Pihak Kepolisian Jakarta Timur mengharapkan partisipasi masyarakat untuk melaporkan gangguan Kamtibmas dan mengimbau pengelola gereja memeriksa tas bawaan dan meminta para jemaat tidak membawa barang berharga saat ke gereja.

Agus Supriyanto-Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: