Ratusan Anggota Brimob dan Korem Bogor Belum Diketahui Nasibnya

Rabu, 29 Desember 2004 | 18:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Markas Komando Brimob Satuan II Pelopor, Kedung Halang, Bogor, hingga Rabu (29/12) masih melakukan pengecekan personilnya yang bertugas di Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Hingga saat ini dari 840 personil Brimob, baru setengahnya melaporkan dirinya selama dari gempa bumi dan Tsunami, sehingga ratusan lainnya belum diketahui nasibnya.

Selain personil Brimob, sebanyak 57 anggota Korem 061 Suryakencana Bogor yang menjadi Bintara Pembina Desa (Babinsa) dipastikan menjadi korban di Aceh.

Kepala bagian Operasional (Kabag Ops) Sat II Pelopor,
Komisaris Pujiyono, kepada Tempo mengatakan sampai
pukul 12.00 wib, pihaknya masih melakukan pengecekan
personilnya yang bertugas di Aceh, komunikasi
menggunakan ponsel hanya bisa dengan cara mengirim
sms. Dari informasi itu baru sekitar setengahnya yang
melapor pasukannya selamat.

"Sampai sekarang kami masih melakukan koordinasi dan
pengecekan semua personil yang bertugas di Aceh, jadi
angka pasti belum diketahui. Yang jelas jumlah anggota
kami sebanyak 840 personil yang diberangkatkan sebelum
bencana alam," jelas Komisaris Pujiyono di ruang
kerjanya.

Deffan Purnama-Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: