Sebagian Penerangan Jalan Kota Tangerang Padam di Tahun 2004
Jum'at, 31 Desember 2004 | 17:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sepanjang tahun 2004 ini tercatat 30 persen penerangan jalan umum (PJU) di Kota Tangerang mati. Tidak hanya lampu yang rusak, kabel listrik untuk PJU juga banyak yang dicuri. Kepala Sub Dinas (Kasubdin) Pertamanan pada Dinas Tata Kota Tangerang, Said Endrawiyanto, Jumat (31/12) mengatakan jumlah PJU yang rusak mencapai 30 persen.
Dari total lampu PJU di Kota Tangerang sekitar 7225 buah. Menurutnya, kerusakan lampu selain akibat ulah manusia juga disebabkan faktor teknis dan musim. Menurut Said, saat ini belum ada standar baku produk lampu PJU. Subdin Pertamanan selalu menggunakan lampu philips dan Osram.
Pabrikan philips menurut Said, menjamin produk mereka bisa bertahan hingga 12 ribu jam. Lampu PJU biasanya hidup 12 jam sehari. Jadi idealnya bisa bertahan untuk 1000 hari (tiga tahun), tetapi yang dikeluhkan Said, lampu rata-rata hanya berumur satu tahun.
Pada musim hujan ini, Said mengatakan, banyak lampu PJU mengalami konslet, namun untuk panel tidak ada yang rusak. Akibat hujan, juga menyebabkan pemasangan lampu baru menjadi terhambat. Selain itu, jumlah petugas PJU yang melayani 13 Kecamatan di Kota Tangerang masih kurang.
Sebelumnya, dalam pertemuan dengan PLN Jakarta-Tangerang Said mendapat informasi bahwa listrik di Indonesia masih belum bagus, karena masih memakai sistem kedip. Selain itu, Dinas Pertamanan dan PLN merupakan lembaga terpisah sehingga kurang koordinasi. "Kalau PLN kurang daya, yang pertama kali dimatikan pasti PJU," keluh Said.
Ayu Cipta-Tempo





