|
Jakarta Timur
Pedagang Kambing Optimistis, Idul Qurban Tetap Ramai
Selasa, 04 Januari 2005 | 20:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pedagang yakin tingkat penjualan kambing tetap tinggi menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini. Mereka optismtis himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar masyarakat mengalihkan dana qurban untuk membantu masyarakat Aceh yang tengah tertimpa musibah, tidak akan banyak berpengaruh.
"Tetep optimistis karena menyembelih kambing qurban kan ibadah yang diniatkan," kata Muhamad Sani, pedagang kambing di Jalan I Gusti Ngurahrai, Jakarta Timur, hari ini, Selasa (4/1).
Menurut Sani, pernyataan MUI sebenarnya bijak, karena masyarakat diajak untuk ikut bersimpati kepada saudara-saudara mereka yang tertimpa musibah di Aceh. "Tetapi kalau tidak ada qurban kasihan juga orang-orang susah di Jakarta pada gak bisa makan daging," ujarnya. "Paling mereka setahun sekali makan daging. Ya kalau ada kurban doang," katanya menambahkan.
Pedagang lainnya, Abdul Aziz, punya keyakinan yang sama. "Saya rasa gak bakalan mengurangi penjualan," ucapnya warga Kampung Buaran, Klender Duren Sawit ini.
Karenanya, baik Aziz dan Sani sudah memesan kambing dari Jogja, Solo dan daerah lain untuk memenuhi pesanan dari panitia-panitia Idul Qurban. "Sebanyak 200 sampai 300 ekor sudah kami stok," ujar Aziz. Dia mengaku sudah menerima pesanan 50 ekor kambing dari panitia qurban Mesjid Pondok Kepala.
Agus Supriyanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|