Pejabat Kotamadya Jakarta Selatan Diintimidasi LSM

Kamis, 06 Januari 2005 | 03:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Seksi Atraksi Suku Dinas Pariwisata Jakarta Selatan, Rus Suharto mengeluhkan perilaku buruk oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang mendatanginya. Sejak sebulan bertugas, dia mengaku telah menerima bentuk intimidasi dari dua LSM yang berbeda.

?Alasan awal mereka meminta konfirmasi soal proyek yang sedang dikerjakan, namun ujung-ujungnya minta uang atau bagian pengerjaan proyek,? ujarnya kepada Tempo, Rabu (5/1). Ia bahkan menyatakan memiliki bukti rekaman percakapan dengan salah satu LSM yang meminta uang padanya.

Bentuk intimidasi yang diterimanya pun bermacam-macam. Dirinya mengaku pernah didatangi perwakilan LSM yang langsung membentak sambil menggebrak-gebrak meja kerjanya. Bahkan, masih menurutnya lagi, satu dari LSM yang mendatangi dirinya bahkan memberikan surat ancaman untuk mengadukan ke Kejaksaan Negeri tanpa alasan yang jelas.

Lebih lanjut Rus Suharto menyatakan pihaknya tidak menghalangi LSM maupun anggota masyarakat yang ingin mempertanyakan pengerjaan proyek. Namun, ?Jangan dengan melakukan intimidasi atau menjadikan LSM sebagai alat mencari kekayaan,? ujarnya. Dirinya mengaku sangat resah dengan perlakuan buruk yang diterimanya.

Namun demikian, Rus Suharto menyatakan, hak LSM untuk mempertanyakan seharusnya diimbangi dengan pengetahuan mengenai masalah mekanisme pelaporan yang ada pada birokrasi. Seharusnya, menurut Rus Suharto, bila LSM mencurigai adanya ketidakberesan, dapat mempertanyakan dulu ke Badan Pengawas Kotamadya (Bawasko). ?Perlu ada juga pembelajaran pada LSM untuk mewujudkan proses check and balance yang benar,? ujarnya.

Rinaldi ? Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: