Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Harga Tanah Sisa Lahan Tol Ulujami Disepekati
Rabu, 12 Januari 2005 | 15:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemimpin proyek ruas tol Ulujami-Veteran, Poncoyono Sudiro, menyatakan, PT Biomed akhirnya menyepakati harga ganti rugi sisa lahan yang belum dibebaskan.

Harga yang disepakati Rp 2,42 juta per meter persegi. Langkah selanjutnya, yaitu pengukuran untuk memastikan luas lahan yang akan dilakukan pada Kamis (13/1). "Luas lahan berdasarkan data sekitar 9.700 meter persegi," katanya Rabu (12/1).

Namun, versi pemilik lahan hanya sekitar 10 ribu sekian meter persegi. Ponco menyatakan, pihak Biomed atas nama Ny. Dumatiar Sitompul melalui ahli warisnya, Mindo Lumban Gaol, menyetujui harga ganti rugi tanah sebesar Rp 2,42 juta per meter persegi.

Menurut Ponco, pihaknya melalui Badan Pertanahan Nasional Jakarta Selatan akan segera melakukan pengukuran untuk memastikan luas lahan itu. Selanjutnya, surat rekomendasi kepada Menteri Pekerjaan Umum mengenai besaran harga ganti rugi, disusulkan secepatnya.

"Surat rekomendasi ini dibuat sebab perkara Biomed adalah kasus khusus," katanya. Surat tersebut, kata dia, terpisah dengan surat keputusan besaran harga ganti rugi tanah.

Danto-Tempo News Room


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pembangunan proyek jalan tol Pondok Aren - Ulujami, Jakarta Selatan, Minggu, 15 September 2002. Pembangunan jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Pondok Aren-Ulujami ini merupakan salah satu dari proyek jalan tol sepanjang 300 km di Indonesia. Pemerintah Indonesia sedang mencari investor untuk mendanai proyek jalan tol yang akan menelan anggaran miliaran rupiah. [TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20020925] Keramaian lalu lintas di jalan layang Cawang, Jakarta, 1996. [Dok. TEMPO; R1A/439/1996; 20010222].
Pembangunan Jalan Tol
Jalan Layang Cawang
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sistem Drainase yang Buruk Berpotensi Menimbulkan Banjir
Tol Veteran Ulujami Dibangun Januari Ini
Malam Tahun Baru, Jakarta Hujan
Jakarta Pusat Siagakan Aparatnya Hadapi Banjir
Bakornas : Komunikasi Ke Aceh hanya Dijembatani oleh Pesawat Udara
Banjir Di Ciliitan Menyusut
Ketinggiaan Air Pintu Manggarai Masih Normal
Wali Kota Bekasi Maksimalkan U-Turn Jalan Ahmad Yani
Banjir Kanal Timur Proyek Paling Populer 2004
Jasa Marga Minta Pemerintah Bekasi Maksimalkan Fungsi Jalan
> selengkapnya...


Referensi

Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
PT Jasa Marga
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pasangan Karsa Langsung Lakukan Konsolidasi
Industri Mulai Geser Hari Kerja
Pemerintah Siapkan Dana Cadangan untuk PLN
Industri Gugat PLN Jika Tarif Dinaikkan
Karsa Unggul di Madura, Kaji di Tapal Kuda

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data