Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

DPRD: Proyek Jalan Hasil Utang Tumpang Tindih
Selasa, 18 Januari 2005 | 09:01 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang: Proyek jalan di Kabupaten Tangerang yang bakal dibiayai utang sebesar Rp 100 miliar dinilai tumpang tindih. Karena itu, DPRD meminta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Tangerang segera menyerahkan peta pembangunan jalan itu.

Ketua Komisi D DPRD Tangerang Achmad Kurtubi Su'ud mengatakan, Dewan menemukan sejumlah kejanggalan pada proyek yang diusulkan pemerintah. Di lapangan, sebagian proyek jalan yang sudah dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2004 kembali diusulkan untuk dibiayai utang dari Bank Jawa Barat itu. "Hasil temuan ini telah kami sampaikan ke Bina Marga," kata Kurtubi.

Kurtubi mencontohkan Jalan Pakuhaji-Kramat yang sudah dikerjakan sepanjang dua kilometer mulai dari pertigaan Tanah Merah. Karena sebagian sudah digarap, kata dia, anggarannya harus dikaji ulang agar tidak tumpang tindih. "Jika terjadi kelebihan anggaran, sisanya harus dialihkan untuk jalan lain," ujar Kurtubi, Senin (17/1).

Ruas jalan lain yang sudah mulai ditangani adalah Jalan Teluknaga-Tanjung Pasir. Sebagian jalan itu, terutama ruas menuju Tegal Angus, sudah diperbaiki. Tapi jalan ini pun kembali diusulkan untuk dibiayai utang. DPRD, Kata Kurtubi, akan mengawasi penggunaan pinjaman itu agar benar-benar efektif. "Ini duit pinjaman. Memang dibayar APBD, tapi itu duit rakyat juga," kata anggota dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan ini.

Kurtubi menyebutkan, jalan yang dibangun dengan dana kredit bank itu dibagi menjadi enam bidang. Panjang keseluruhan mencapai sekitar 38 kilometer. Semuanya berada di wilayah pantai utara (pantura) Tangerang.

Seperti diwartakan, sekitar 80 persen ruas jalan di Kabupaten Tangerang rusak parah. Pemerintah setempat menyatakan tidak bisa memperbaiki jalan itu karena keterbatasan anggaran. Untuk itu, pemerintah mengajukan kredit bank sebesar Rp 200 miliar. Separuh dari pinjaman itu dimanfaatkan membangun sejumlah gedung sekolah yang juga terancam ambruk.

Secara terpisah, Kepala Seksi Pembangunan pada Dinas PU Bina Marga Kabupaten Tangerang, Akip Syamsudin, membantah adanya tumpang tindih proyek. Sebelum mengusulkan proyek, dinas ini telah melakukan survei lapangan di empat kecamatan yang jadi prioritas. "Tim survei bertugas mengecek jalan mana yang harus diprioritaskan, dan jalan mana yang sudah diperbaiki, tidak mungkin ada tumpang tindih," kata Akip.

Pada awalnya, kata Akip, memang sempat ada tumpang tindih. Ada jalan di satu kecamatan yang sudah diusulkan tapi diusulkan kembali dan masuk dalam daftar untuk dibangun. "Tapi itu sudah diperbaiki," ujar Akip.

Joniansyah?Tempo


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan unjuk rasa memprotes kelalaian Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menyebabkan hilangnya satu kursi PKS untuk DPRD Sumatera Utara di depan Gedung KPU Jakarta, 26 Juli 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040724].
Unjuk Rasa PKS

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anggota DPRD Tangerang Gadaikan SK untuk Bayar Utang
Bupati Temanggung Berkonsultasi dengan Gubernur Jawa Tengah
Bupati Temanggung Siap Hadiri Panggilan DPRD
Gubernur akan Panggil Bupati Temanggung
DPRD Temanggung Putuskan Turunkan Bupati
Proyek Taman Ismail Marzuki Dihentikan DPRD
Anggota Dewan Tangerang Protes Minimnya Fasilitas
Gaji Minim, DPRD Ancam Mogok Kerja
Anggota DPRD Jakarta Juga Minta Rumah
Duh, Enaknya Menjadi Anggota Dewan
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 110 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan DPRD
UU RI No.22 Thn.2003 Tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR, DPD, dan DPRD

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data