|
Metro
Banjir Melanda 5 Kecamatan Di Jakarta Selatan
Rabu, 19 Januari 2005 | 12:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebanyak 5 kecamatan di wilayah Jakarta Selatan terendam banjir. Ketinggian air bervariasi dan paling tinggi hingga mencapai 3 m. Laporan ini didapat dari Posko Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi Jakarta Selatan, Rabu (19/1) pagi.
Banjir tertinggi ditemui di Kecamatan Pancoran yang terjadi di 3 kelurahan yaitu Rawajati, Pengadegan, dan Cikoko. Ketinggian air tertinggi terjadi di Kelurahan Rawajati yang mencapai kisaran 2,5 sampai 3 m. Sedangkan 2 kelurahan lainnya, ketinggian air bervariasi antara 50 samapai 150 cm. Namun demikian, jumlah pengungsi tertinggi sebanyak 2.000 jiwa, berasal dari Kelurahan Pengadegan.
Sedangkan di Kelurahan Pondok Pinang, Cipulir dan Kebaroyaran Lama Utara sebagian wilayahnya tergenang air. Ketinggian air tertinggi terjadi di RT 008/RW 10, Kelurahan Cipulir tinggi air 120 cm. Kecamatan Pesanggrahan pun mengalami hal sama. Di Kelurahan Ulu Jami, Pesanggrahan dan Bintaro dalam wilayah kecamatan tersebut tergenang air dalam kisaran 50 sampai 100 cm.
Pemerintah mengirimkan bantuan berupa beras 1 karung dan 2 dus mie instan bagi pengungsi di Kecamatan Pesanggrahan. Selain itu, posko kesehatan dan dapur umum tersedia pula disana. Saat ini tercatat sebanyak 55 kepala keluarga menjadi pengungsi dalam wilayah kecamatan tersebut.
Sementara di Kecamatan Mampang Prapatan memiliki kelurahan terbanyak yang terkena banjir. Air menggenang dalam kisaran 30 sampai 120 cm di lima kelurahan, yakni Pela Mampang, Bangka, Mampang Prapatan, Tegal Parang dan Kuningan Barat.
Laporan terakhir yang diterima menyebutkan belum terdapat korban jiwa dalam banjir ini. Sementara tercatat total pengungsi mencapai jumlah 3.074 jiwa dan 55 kepala keluarga. Pengungsi menempati rumah-rumah penampungan yang tersedia di masing-masing wilayah.
Rinaldi?Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|