Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Hindari Banjir, Motor Lintasi Tol Layang Cawang
Rabu, 19 Januari 2005 | 14:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Banjir yang melanda Jakarta sejak Rabu (19/1) pagi membuat sejumlah jalan terendam air. Salah satunya Jalan Ahmad Yani dari arah Cawang menuju Tanjung Priok. Di bilangan Kebon Nanas, Jakarta Timur, air setinggi betis orang dewasa menggenangi jalan. Hal ini terjadi karena Kali Cipinang dan Sunter yang berada di sisi jalan Ahmad Yani meluap.

Genangan air ini menyebabkan kemacetan hingga di depan Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia, Cawang. Pihak kepolisian terpaksa mempersilahkan kendaraan roda dua melenggang bebas di jalan tol layang Wiyoto Wiyono. Lewat pengeras suara beberapa anggota polisi lalu lintas wanita mempersilahkan kendaraan roda dua memasuki jalan tol melalui pintu tol Kebon Nanas. ?Motor silahkan masuk tol hingga pintu tol Prumpung,? teriak seorang Polwan melalui pengeras suara. Wartawan Tempo yang melintas jalan itu dengan menggunakan sepeda motor, ikut melintas di jalan layang yang seharusnya terlarang tersebut.

Khawatir banjir juga menghadang di kawasan Prumpung, pengendara motor memilih keluar melalui pintu tol Rawamangun, Bahkan, ada beberapa pengendara motor yang terus melaju menuju Tanjung Priok. Selepas perempatan Pemuda, genangan air masih setinggi betis orang dewasa menghadang di jalur lambat, tepatnya di depan Rumah Sakit Patra Jasa.

Hadangan banjir selanjutnya ada di perempatan Coca-Cola, depan kompleks pertokoan Cempaka Mas. Ketinggian air yang meluap ke jalan Ahmad Yani ini mencapai lutut orang dewasa. Kemacetan pun mengurai dan hanya satu ruas saja dari empat ruas yang bisa dilalui kendaraan bermotor. Kendaraan roda dua yang mau menuju ke arah Tanjung Priok kembali diperkenankan memasuki jalan tol. Pintu keluar tol Cempaka Mas pun digunakan sebagai pintu masuk khusus kendaraan roda dua. Pihak kepolisian terpaksa menutup pintu keluar tol ini bagi kendaraan roda empat yang mau keluar.

Ternyata banjir meluas, menutupi jalan Ahmad Yani di bilangan Sunter. Dari atas jalan tol terlihat genangan air masuk ke halaman beberapa gedung perkantoran. Pegawai di perkantoran itu terpaksa memarkirkan mobil-mobil mereka di jalan tol. Genangan air berasal dari luapan Kali Sunter yang membelah jalan Ahmad Yani.

Cawang-Sunter yang biasanya ditempuh dengan motor hanya setengah jam saja. Namun, hari ini sampai satu jam. Entah kalau menggunakan mobil. Karena kemacetan di jalan tol pun mengurai mulai pintu tol Sunter hingga Cawang.

SS Kurniawan ?Tempo


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana banjir di jalan Deplu 3, Komplek Deplu, Jakarta, 15 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; K2A/096/2001; 20010705]. Mobil dan anak-anak yang bermain di jalanan yang digenangi air karena banjir di jalan Proklamasi, Jakarta , 18 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hendra Suhara; K2A/040/2001; 20010702].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tiga RW di Petogogan Terendam Air
Banjir Melanda 5 Kecamatan Di Jakarta Selatan
Jalan Kalibata Diblokir Karena Banjir
Puluhan Ribu Warga Jakarta Mulai Mengungsi
“Banjir 2002 Akan Kembali Terulang”
Pintu Air Manggarai Naik, Jakarta Siaga II
Antisipasi Banjir, Satkorlak Siapkan 400 Penampungan
BMG: Jakarta Hujan Lebat Sampai Akhir Bulan
Ombak Besar di Pantai Laut Selatan Jawa Akibat Badai Tropis Australia
Menyempitkan Kali, Ratusan Bangunan Liar di Kali Cakung Lama Akan Dibongkar
> selengkapnya...


Referensi

Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data