|
Stasiun Kampung Bandang Banjir, Penumpang KA Bekasi dan Tangerang Tak Sampai Kota
Selasa, 25 Januari 2005 | 13:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Akibat banjir di stasiun Kampung Bandan, Jakarta Barat, penumpang jasa kereta rel listrik (KRL) dan kereta rel diesel (KRD) dari Serpong, Tangerang, dan Bekasi yang hendak turun di Kota terpaksa diturunkan di stasiun Kemayoran, Duri, dan Tanah Abang. Dari Tangerang, penumpang seharusnya melewati rute Batu Ceper, Poris, Kalideres, Rawa Buaya, Taman Kota, Pesing, Grogol, Duri, Angke, Kampung Bandan, lalu ke Kota.
?Namun karena Kampung Bandan banjir, maka penumpang diturunkan di Duri,? kata Akhmad Sujadi, Kepala Humas PT Kereta Api daerah operasional I Jakarta dan Jabotabek, kepada Tempo, Selasa (25/1). Dari Duri, penumpang yang hendak ke Kota bisa melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan roda empat melalui Tanah Abang. Dari Serpong, KRL melewati rute Rawa Buntu, Sudimara, Pondok Ranji, Kebayoran, Palmerah, Tanah Abang. Penumpangpun diturunkan di Tanah Abang. ?Dari Tanah Abang banyak angkutan untuk ke Kota,? lanjut Akhmad.
Sedangkan dari Bekasi, penumpang diturunkan di stasiun Kemayoran. Rute sebenarnya Bekasi, Kranji, Rawa Bebek, Cakung, Klender Baru, Buaran, Klender, Jatinegara, Pondok Jati, Kramat, Gang Sentiong, Pasar Senen, Kemayoran, Rajawali, Kampung Bandan, Kota. ?Karena stasiun Rajawali kecil maka penumpang kami turunkan di Kemayoran,? jelas Akhmad.
Dari total 300 jadwal perjalanan, 40 jadwal terganggu akibat banjir di stasiun Kampung Bandan. ?Pokoknya yang lewat Pasar Senen atau Kampung Bandan, mengalami gangguan,? kata Akhmad. Kalau lewat Manggarai dan Gambir, tidak ada masalah. ?Dari 300 jadwal ini, 60 persennya berangkat dari Bogor, 20 persen dari Bekasi, 10 persen dari Tangerang, 10 persen dari Serpong,? kata dia.
Banjir di Kampung Banda sendiri, saat ini mencapai 15 sentimeter diatas rel. KRL hanya bisa beroperasi jika ketinggian air maksimal 10 sentimeter diatas rel. ?Lain lagi dengan KRL Lok-diesel. Ketinggian maksimalnya 30 sentimeter diatas rel,? katanya.
Penumpang dari Tangerang, Serpong, dan Bekasi, menurut Akhmad, sebelumnya sudah diberi pengumuman atas perubahan jalur pemberhentian ini. ?Padahal Kampung Bandan banyak dilewati orang,? ujarnya. Karena, dari Kampung Bandan musha untuk akses ke Glodok dan Mangga Dua.
Menurut pantauan Tempo, sampai saat ini Kampung Bandan masih banjir. Jalur rel menuju stasiun Kampung Bandan masih tergenang air, sehingga jalur ini tidak bisa dilewati.
Fanny Febiana-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|