Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Pintu Air Manggarai Tersumpal Sampah Membandel
Selasa, 25 Januari 2005 | 18:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sejumlah kawasan rawan banjir akibat luapan Sungai Ciliwung, seperti Jatinegara, Bidara Cina, Kampung Melayu, Kalibata dan Pasar Minggu harus ekstra waspada, karena pintu air Manggarai tersumbat timbunan sampah. Belasan pekerja telah dikerahkan membebaskan penyumbatan sampah yang terdiri dari batang-batang pohon, balok-balok kayu tersebut.

Namun hingga siang tadi upaya tersebut belum berhasil, meski telah digunakan alat berat untuk mengeruk sampah-sampah di sana. "Malah hidrolik bekonya jebol," ujar Sadidin, salah seorang pekerja yang diterjunkan ke lokasi, Selasa (25/1).

Menurut Sadidin, pihaknya dan sembilan pekerja lain diterjunkan sejak Sabtu lalu untuk mengatasi penyumbatan tersebut. Pihaknya harus bekerja keras siang malam dan tetap kesulitan membebaskan pintu air tersebut dari balok kayu dan sampah-sampah membandel lainnya.

Sejak debit air sungai Ciliwung meninggi karena datangnya musim hujan, pihak penjaga pintu air Manggarai memang sengaja membuka lebar-lebar dua pintu air yang ada. Ini dimaksudkan agar aliran air lancar hingga cepat sampai ke laut. Demikian juga dua alat penyaring sampah yang diletakan dibagian depan pintu dibiarkan terbuka agar tidak menghambat aliran air. Namun banjir membawa serta puluhan ton sampah, seperti batang pohon yang tumbang bersama akar-akarnya dan balok kayu ukuran besar, yang masuk dan menghalangi lorong pintu air.

Ramidi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana banjir di jalan Deplu 3, Komplek Deplu, Jakarta, 15 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; K2A/096/2001; 20010705]. Mobil dan anak-anak yang bermain di jalanan yang digenangi air karena banjir di jalan Proklamasi, Jakarta , 18 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hendra Suhara; K2A/040/2001; 20010702].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Genangan Air di Jakarta Selatan Surut
Terjadi Penurunan, Tinggi Air Masih Diatas Ambang Normal
DKI Meminimalisir Banjir dengan Pompa
Bus AKAP Terlambat Lima Jam Sampai Terminal
Depan Blok A Pasar Tanah Abang Kembali Tergenang
Ratusan Rumah di Teluk Naga Terendam Air
Air Naik Lagi, Warga Kembali ke Pengungsian
Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan
Jakarta Masih dalam Bahaya
Sutiyoso Bantah Lamban Tangani Korban Banjir
> selengkapnya...


Referensi

Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jakarta Berawan
Hari Ini Warga NTB Pilih Gubernur-Wakil Gubernur
Dua Pedagang ABG ke Malaysia Diciduk
Pengunjung Tempat Wisata Membludak, Lalu Lintas Macet
GELIAT SANG JAWARA

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data