|
Jakarta
Lorong W Barat Dibongkar Hari Ini
Rabu, 26 Januari 2005 | 10:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah kotamadya Jakarta Utara berencana membongkar paksa rumah-rumah warga Lorong W Barat RT 07/16 Tanjung Priok hari ini, Rabu (26/1). Pembongkaran ini merupakan kelanjutan dari surat perintah bongkar walikota No. 78/073.554 tanggal 17 Januari 2005 lalu.
Dalam surat tersebut, pemerintah kotamadya memberikan waktu 3X24 jam bagi warga untuk membongkar sendiri rumah-rumah mereka. Jarak yang ditetapkan adalah sejauh tiga meter dari rel kereta api. Sedangkan rumah-rumah warga hanya berjarak dua meter dari rel.
Namun, warga Lorong W malah berunjukrasa di depan kantor walikota Jakarta Utara pada 18 Januari lalu. Setelah berunding, rencana pembongkaran kemudian diundurkan hingga Hari Raya Idul Adha. Warga Lorong W menilai, pembongkaran terhadap rumah mereka diskriminatif. Karena, ruko Enggano milik Pelindo yang berjarak hanya 1,3 meter dari rel tidak dibongkar.
Pembongkaran ini, kata Asisten Tata Praja Walikota Jakarta Utara, M. Lutfi beberapa waktu lalu, merupakan bagian dari rencana pengaktifan kembali rel kereta api yang menghubungkan stasiun Pasoso menuju Jakarta International Container Terminal. Dengan diaktifkannya rel, diharapkan kepadatan arus lalu lintas di Jalan Enggano dan Sulawesi dapat berkurang. "Sehingga tidak ada lagi kemacetan," katanya.
Dyah Primastuti, kuasa warga Lorong W kepada Tempo menyampaikan bahwa persiapan pembongkaran hari ini sudah terlihat. Ratusan aparat tramtib dan beberapa alat berat sudah disiagakan di gelanggang remaja Jakarta Utara yang berjarak 1,5 kilometer dari Lorong W. "Warga akan tetap bertahan," katanya melalui sambungan telepon pada Rabu (26/1) pagi.
Tito Sianipar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|