Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Sutiyoso: Tunnel Hilton-JCC Diduga Untuk Disewakan
Rabu, 26 Januari 2005 | 13:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pembangunan terowongan (tunnel) baru yang menghubungkan antara Hotel Hilton dengan Jakarta Convention Center (JCC) diduga akan disewakan. "Kami sudah hafal akal-akalan mereka itu. Diduga nanti akan dikotak-kotak untuk disewakan untuk butik, untuk kantor-kantor. Itu kan nilai komersialnya tinggi banget, " kata Gubernur DKI, Sutiyoso, seusai rapat paripurna di DPRD Jakarta, Rabu (26/1).

Pernyataan Sutiyoso tersebut, disampaikan berkaitan dengan adanya isu yang berkembang bahwa tidak disetujuinya pembangunan tunnel merupakan salah satu upaya balas dendam Sutiyoso terhadap Sekretariat Negara (Setneg) yang hingga saat ini belum memberikan ijin jalur monorel yang akan melewati Gelora Bung Karno. "Engga, bukan itu kaitannya, saya justru koordinasi dengan Setneg. Saya ngga mau terjadi akal-akalan, ngerti nggak?" kata Sutiyoso.

Sutiyoso menyatakan, tunnel yang saat ini sudah ada dinilai sudah mampu memfasilitasi dan masih layak digunakan. "Terowongan sudah ada, dari dulu event-event internasional berjalan dengan lancar. Mengapa mau membangun lagi disebelahnya?" ujarnya.

Lagi pula, lanjut Sutiyoso, jika hanya bertujuan untuk memfasilitasi kegiatan internasional yaitu berupa jalur Golf Car saat ini yang diperlukan adalah dengan melebarkan atau merenovasi tunnel yang sudah ada. Bukan membangun secara terpisah.

Namun demikian, jika pada akhirnya pembangunan tunnel tersebut akan diijinkan, Sutiyoso mengajukan persyaratan berupa kompensasi yang seimbang dengan keuntungan yang diperoleh. Sutiyoso mencontohkan kompensasi itu berupa pembangunan rumah susun.

Seperti diketahui, Selasa (25/1) Dinas Penataan dan Pengawasan Pembangunan (P2B) DKI Jakarta, telah melakukan penyegelan terhadap pembangunan tunnel yang dilakukan oleh Hotel Hilton (PT Indobuildco). PT Indobuildco berencana membangun tunnel baru di sebelah tunnel yang ada ukuran yang sama, yakni 210 meter kali 8 meter.

Namun, pembangunan itu dinilai telah melanggar ketentuan yang ada yaitu belum adanya ijin oleh Gubernur DKI. Bahkan, pada 20 Januari 2004, Dinas P2B juga telah melayangkan SP4 kepada PT Indobuildco. Namun, surat tersebut diindahkan oleh PT Indobuildco dengan tetap melakukan penggalian.

Suryani Ika Sari-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
MELANGGAR. Seorang pedagang sedang melakukan push up di depan seorang anggota polisi pamong praja sebagai sanksi karena menyeberang jalan tidak melalui zebra cross. Dalam aksi ini banyak terjaring pejalan kaki yang melanggar di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (01/9). Pemda DKI saat ini sedang mencanangkan gerakan disiplin nasional disemua wilayah Jabotabek. [TEMPO/Imam Sukanto; 20030901] Perahu penyeberangan di kali/ sungai Sunter dengan latar belakang gedung bertingkat, Jakarta, 8 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Josua Alessandro; K1A/477/2001; 20010627].
Metropolitan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jalan Layang Pasar Rebo Beroperasi Besok
Jakarta Masih dalam Bahaya
Sutiyoso Tetap Akan Naikkan Retribusi Parkir
Fauzi Bowo : Warga Harus Patuh Jika Diimbau Mengungsi
Mayoritas Fraksi DPRD DKI Jakarta Tolak Kenaikan Tarif Parkir
Supiah Bertahan Tunggu Uang Kerohiman
Kawasan Bongkaran Dibongkar
Ratusan PKL Ditertibkan
PD Pasar Jaya Akan ‘Tabrak’ Sita Jaminan PN Jakarta Pusat
Proyek Taman Ismail Marzuki Dihentikan DPRD
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
> selengkapnya...

Website

Situs Transjakarta-Busway


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data