Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Pemerintah akan Bangun Bendungan Seluas 200 Hektare
Kamis, 27 Januari 2005 | 05:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk mengatasi banjir di Jakarta, Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung berencana membangun waduk seluas 200 hektare. Waduk tersebut direncanakan berada di daerah Ciawi, Bogor, Jawa barat.

Waduk ini difungsikan sebagai mengendali banjir maupun sirkulasi air hujan. Saat ini, disain detailnya memasuki tahap akhir. Diperkirakan pembangunan kontruksi sudah bisa dimulai pada 2007. "Waduk tersebut diharapkan dapat menampung sekitar 36 juta meter kubik air," kata Pimpinan Proyek Induk Pengembangan Sungai Ciliwung, Wahyu Hartomo kepada Tempo, Rabu (26/1).

Menurut Wahyu, dengan adanya bendungan yang memiliki kapasitas tampung sekitar 36 juta meter kubik, diharapkan mampu mereduksi banjir di Jakarta hingga 30 persen. Bendungan ini juga akan dimanfaatkan untuk penyediaan air baku PDAM untuk memasok tiga wilayah, Jakarta, Depok, dan Bogor.

Selain juga akan dimanfaatkan untuk pembangkit turbin listrik tenaga air. Areal bendungan juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pariwisata dan perikanan.
Bendungan ini diandalkan sebagai penggelontor air Sungai Ciliwung.

Pada musim kemarau, kata wahyu, debet air Ciliwung sekitar 5 kubik per detik. Debet air ini tidak sehat sehingga perlu digelontor. Penggelontoran hanya bisa dilakukan bila ada ketersediaan air yang cukup di bendungan. Nilai investasi diperlukan sekitar Rp 1 triliun.

Proyek ini dibangun bekerja sama Kementerian Prasarana Wilayah dan Pemerintah DKI, serta Kabupaten Bogor. sambil menunggu bendungan raksasa terwujud, pemerintah akan terus melakukan normalisasi Sungai Ciliwung lama dari Manggarai menuju kawasan Jakarta Kota.

Wahyu menambahkan, sebelumnya aliran Sungai Ciliwung yang melintas ke arah Istana Negara dianggap sakral hingga alirannya tidak boleh dibuka melebihi 40 meter kubik per detik. Aliran air ini akan diperbaiki agar dapat mengalirkan 100 meter kubik per detik.

Ramidi-Tempo


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Antraen masyarakat korban banjir saat pembagian bantuan dari HSBC di Kel. Kapu dan Kel. Kapuk Muara di kantor Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta, 26 Maret 2002. [ TEMPO/ Lourentius EP; K7A/407/2002; 20020603 ]. Suasana banjir di jalan Deplu 3, Komplek Deplu, Jakarta, 15 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; K2A/096/2001; 20010705].
Korban Banjir
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pimilihan Kepala Daerah di Aceh Ditunda
Sampah Akibat Banjir Capai 4.200 Meter Kubik
Tiga Menteri Akan Berunding dengan GAM
Di Semarang, Penderita DB Terus Bertambah
Pintu Air Manggarai Sudah Tidak Memadai
Ribuan Hektar Sawah Di Cirebon Rusak Terendam Banjir
Banjir Mulai Meredam Permukiman Elite di Palembang
Pintu Air Manggarai Tersumpal Sampah Membandel
Genangan Air di Jakarta Selatan Surut
Terjadi Penurunan, Tinggi Air Masih Diatas Ambang Normal
> selengkapnya...


Referensi

Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jakarta Berawan
Hari Ini Warga NTB Pilih Gubernur-Wakil Gubernur
Dua Pedagang ABG ke Malaysia Diciduk
Pengunjung Tempat Wisata Membludak, Lalu Lintas Macet
GELIAT SANG JAWARA

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data