|
Jakarta
Pemalsuan JPK Gakin Belum Meresahkan
Jum'at, 28 Januari 2005 | 15:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat sudah terjadi empat kasus pemalsuan kartu Jaring Pengaman Kesehatan Keluarga Miskin (JPK Gakin) di Jakarta, sejak program JPK Gakin diluncurkan pada 2003. "Kasus terakhir, terjadi di Jakarta Barat," kata Zelvino, Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta kepada Tempo dan Antara, Jumat (28/1).
Namun menurutnya, pemalsuan ini dapat dijaring sedemikian rupa. Dalam dua kali 24 jam, Rumah Sakit harus melapor ke Mitra Kesehatan Jaya (MKJ). Dari situ, MKJ akan melihat apakah kartu JPK Gakin yang diserahkan Rumah Sakit terdaftar di databasenya atau tidak. "Jadi, kasus pemalsuan dapat dilihat dari cocok tidaknya nomor registrasi yang ada di kartu JPK dengan yang ada di database MKJ," katanya.
Menurut Zelvino, kasus pemalsuan JPK Gakin ini tidak merugikan negara. "Cuma tidak pas sasaran saja," lanjutnya. Zelvino juga mengatakan, sampai saat ini belum ada masyarakat atau oknum yang ditangkap dan diproses kepolisian, karena kasus pemalsuan JPK Gakin. "Kami cuma mengambil kartu palsunya saja," jelasnya.
Ketika ditanya apakah kriteria pembuatan JPK Gakin perlu ditinjau ulang, Zelvino mengatakan, sampai saat ini kriteria tersebut sudah yang terbaik. Namun, ia juga tidak menutup kemungkinan adanya perubahan yang mungkin terjadi disesuaikan dengan kondisi.
Kasus terakhir, pemalsuan kartu JPK Gakin terjadi di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Warga Kedaung Kali Angke tersebut berobat ke RSUD Tarakan, tapi kartu JPK Gakinnya ditolak karena tidak terdaftar di pusat data MKJ. Warga tersebut kemudian melapor ke Dewan Kota Kotamadya Jakarta Barat.
Fanny
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Para dokter sukarelawan yang tergabung dalam Tim Kesehatan Wanadri mempersiapkan obat-obatan yang akan dibagikan kepada warga masyarakat korban banjir di Desa Jaya Laksana, Bekasi, 17 Februari 2002. [ TEMPO/ Arie Basuki; K7A/383/2002; 20020530 ].](/hg/photostock/2005/01/26/s_K7A38302_high_thumb.jpg) |
![Seorang sukarelawan dokter yang tergabung dalam Tim sedang melayani pasien ibu dan anak pengungsi korban banjir di Pos Kesehatan Desa Jaya Laksana, Bekasi, 17 Februari 2002. [ TEMPO/ Arie Basuki; K7A/383/2002; 20020530 ].](/hg/photostock/2005/01/26/s_K7A38301_high_thumb.jpg) |
| Sukarelawan Korban Banjir
|
|
| Sukarelawan Korban Banjir
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|