Warga Jompo Lorong W Menolak Dipindah ke Panti
Sabtu, 29 Januari 2005 | 04:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah warga jompo (orang tua) yang menghuni Lorong W Barat RT 07/16, Tanjung Priok, menyatakan menolak tawaran pemerintah walikotamadya Jakarta Utara untuk dipindahkan ke panti-panti sosial atau panti jompo.
Menurut mereka, pemerintah tidak bisa hanya memindahkan hanya sebagian warga, tetapi harus seluruhnya.
Rodiyah, salah seorang warga jompo yang telah berumur 65 tahun, mengatakan bahwa dirinya tidak akan mau dipindahkan ke panti jompo. Sebab, lanjutnya, pemerintah seharusnya menyediakan tempat tinggal baru bagi seluruh warga Lorong W. "Saya sudah puluhan tahun tinggal di sini. Sudah betah."
Menurut Rodiyah, tawaran pemerintah Jakarta Utara untuk menyediakan panti jompo hanya untuk menarik simpati warga. Rodiyah yang pada saat penggusuran sempat melakukan aksi bugil, juga menyatakan kecewa kepada pemerintah.
Hal senada juga dilontarkan Saniyah, 56 tahun. Dia mengaku tidak akan mau dipindahkan ke panti jompo karena masih bisa mencari uang sendiri dengan berdagang di pelabuhan. "Panti kan untuk orang tua yang sudah tidak bisa apa-apa," katanya.
Lagipula, tambah Saniyah, masih ada anaknya yang bekerja sebagai pelaut, yang mampu menghidupi dirinya. (tito sianipar)





