Pasien Demam Berdarah di RS Tarakan Terus Meningkat

Kamis, 03 Februari 2005 | 17:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Jumlah penderita demam berdarah di Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan, Jakarta Pusat, terus meningkat. Sampai dengan Kamis (3/2) ini tercatat 36 orang penderita demam berdarah.
"Hari ini 9 orang langsung masuk," kata Kepala Perawatan Rumah Sakit Tarakan Atijah kepada Tempo, Kamis (3/2).

Menurut Atijah, peningkatan jumlah penderita terjadi mulai 4 hari terakhir. Kebanyakan pasien yang datang adalah orang dewasa. Dari 35 penderita, 20 di antaranya golongan usia remaja dan anak-anak sebanyak 9 orang. "Sisanya adalah orang dewasa," katanya.

Padahal pada 25 Januari lalu, jumlah pasien baru mencapai 19 orang. Artinya, hanya dalam waktu kurang lebih seminggu, jumlah pasien yang masuk meningkat dua kali lipat.

Akibat pasein yang membludak tersebut, kata Atijah, rumah sakit terpaksa menggelar tempat tidur cadangan.
Dari 50 tempat tidur lipat yang dimiliki rumah sakit, sudah hampir 40 tempat tidur telah digunakan.

"Kemungkinan kami akan minta tambahan. Yang jelas, kami tidak akan pernah menolak pasien yang datang karena sudah menjadi kebijakan rumah sakit," katanya.

Amal Ihsan-Tempo

TI boleh klik ini






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: