Pemberdayaan Pos Polisi Sudah Berjalan
Jum'at, 11 Februari 2005 | 14:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemberdayaan pos polisi sudah tiga bulan berjalan. "Selain tindakan pertama tempat kejadian perkara (TPTKP) juga menjalankan fungsi pencegahan," ujar Kepala Kepolisian Sektor Kebayoran Baru Komisaris Polisi Rudi Antariksawan, ketika ditemui Tempo, Jumat (11/2).
Menurut Rudi, tugas pos polisi sekarang ini adalah pendekatan kepada masyarakat. "Mencegah terjadinya tindak kejahatan dengan patroli, berkunjung ke masyarakat dan tokoh masyarakat," ujarnya. Dia menambahkan, dengan kata lain fungsinya lebih kepada menjemput bola, bersama-sama masyarakat menciptakan keamanan.
Rudi menegaskan, pemberdayaan pos polisi itu bukan berarti penambahan wewenang pos polisi untuk menyidik dan menangkap pelaku kejahatan, kecuali yang tertangkap tangan. "Tetap dibawa ke Polsek untuk ditangani," jelasnya.
Program ini menurut Rudi, sudah dievaluasi oleh Kapolda Metro Jaya. Ia menambahkan, hasil evaluasi pos polisi di wilayahnya cukup baik. Untuk pemberdayaan ini, menurut Rudi, tidak hanya berkaitan dengan kegiatan namun juga dari segi fisik. "Penambahan dan perbaikan sarana dan prasarana, bangunan pos polisi, serta kuantitas dan kualitas SDM," ujarnya.
Saat ini, pos polisi Senopati sedang dalam perbaikan. Menurut Rudi, hal itu ditujukan untuk menciptakan bangunan yang lebih representatif bagi pelaksanaan program ini, seperti penambahan ruangan. Sedangkan, di pos polisi Blok M, menurut Rudi, sudah lebih representatif karena sudah ada ruang konsultasi dan ruang pertemuan.
Rudi menambahkan, untuk jangka panjang idealnya tiap satu kelurahan ada satu pos polisi dengan jumlah personil minimal 10 orang. Selain itu juga, dilengkapi dengan kendaraan seperti sepeda, sepeda motor dan mobil patroli.
Saat ini, di Kecamatan Kebayoran Baru hanya terdapat dua pos polisi. Padahal, ada 10 Kelurahan, sehingga masing-masing pos polisi harus menangani lima kelurahan yang menjadi tanggung jawabnya.
Pos polisi Blok M dengan jumlah personil 16 orang harus menangani Kelurahan Melawai, Kramat Pela, Pulo Cipete Utara dan Gandaria Utara. Sedangkan pos polisi Senopati menangani Kelurahan Selong, Gunung, Rawa Barat, Senayan, dan Petogokan.
Rencananya, menurut Rudi, dalam waktu dekat ini pihaknya akan membangun pos polisi di ITC Fatmawati. "Kalau sudah jadi, maka jumlah kelurahan yang menjadi tanggung jawab pos polisi akan berkurang dan lebih efektif," ujarnya.
indriani





