DPR Kaitkan Dana Pembangunan Polda Metrojaya dengan APBN
Sabtu, 12 Februari 2005 | 21:11 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: DPR RI akan lebih mengaitkan dana pembangunan Polda Metrojaya dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "Bukan masalah dana dari pihak ketiga," kata Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PAN, Azlaini Agus, ketika dihubungi Tempo, Sabtu (12/2).
Permasalahan tersebut akan dibahas oleh DPR dalam pertemuannya dengan Kepala Polri Jendral Polisi Da'i Bachtiar. DPR memang mengundang Kepala Polri untuk hadir di DPR pada Senin (14/2) pukul 09.00 WIB nanti.
Azlaini menambahkan, dana tersebut tidak secara jelas tercantum dalam APBN. "Tapi mungkin saja hanya ditulis dana pembangunan tanpa menyebut pembangunan Polda Metrojaya. Itulah yang akan kami tanyakan," ujarnya. DPR menurutnya akan menanyakan seberapa jauh anggaran APBN digunakan untuk pembangunan tersebut.
Apabila memang ada sumbangan dana dari pihak ketiga, Azlaini menginginkan adanya transparansi, "Dari mana asal dana tersebut," katanya. Namun, ia menilai wajar adanya sumbangan dari pihak luar. "Polisi sering bekerjasama dengan pihak luar negeri juga."
Azlaini mengingatkan bahwa agenda acara Senin itu sesuai dengan fungsi DPR RI. "Lebih fokus ke 2 fungsi, yakni anggaran dan pengawasan," kata dia. Ia menilai rugi apabila hanya membahas satu topik saja seperti dana pembangunan Polda Metrojaya tersebut.
Untuk fungsi pengawasan, menurut Azlaini, DPR akan menanyakan masalah kinerja Polri dalam penegakan hukum. "Kinerjanya sangat lemah," kata dia.
Azlaini mengatakan, seharusnya Kepala Polda Metrojaya Irjen Pol. Firman Gani juga turut hadir dalam pertemuan nanti itu.
Indriani Dyah S





