close

Pemerintah Sediakan Obat HIV/AIDS Gratis

Senin, 14 Februari 2005 | 21:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menetapkan obat utama HIV/AIDS berupa obat-obatan anti retroviral (ARV) bisa diperoleh gratis di sembilan rumah sakit di Jakarta. "Pemerintah memberikan subsidi terhadap obat-obat ARV," kata Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari kepada Tempo Senin (14/2).

Tujuan dari subsidi adalah agar ODHA atau pengidap HIV/AIDS dapat segera mendapat pengobatan dan sekaligus memperoleh informasi mengenai penyakit dari rumah sakit. "Minimal mereka tidak takut untuk datang ke rumah sakit," katanya.

Pemerintah menetapkan membeli paten dari obat ARV produksi luar tersebut dan menetapkan PT Kimia Farma sebagai untuk memproduksi tiga jenis ARV yang disubsidi tersebut. "Pasien tinggal datang ke rumah sakit yang ditunjuk dan akan mendapat obat-obatan itu secara gratis," kata Siti

Berikut rumah sakit penyedia obat ARV gratis adalah RSUP Cipto Mangunkusumo, RSPAD Gatot Soebroto, RS Dharmais, RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, RSAL Mintohardjo, RS Polri Kramatjati, RSU Persahabatan, RSU Fatmawati dan RSUD Duren Sawit.

amal ihsan

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda [8] :

  • Takut

    Banyak sekali info yang menakutkan tentang HIV, mudah-mudahan para Dokter dapat meneliti dan menemukan obat bagi yang tertular........
    Bagi yang terditeksi berdo'a agar selalu dalam lindungan Tuhan.......... jangan berkecil hati tetap semangat !!!!!!!!!

    GBU

  • Takut

    Banyak sekali info yang menakutkan tentang HIV, mudah-mudahan para Dokter dapat meneliti dan menemukan obat bagi yang tertular........
    Bagi yang terditeksi berdo'a agar selalu dalam lindungan Tuhan.......... jangan berkecil hati tetap semangat !!!!!!!!!

    GBU

  • Hiv

    Apakah dgn test darah scr otomatis bs terdeteksi virus hiv

  • Obat hiv

    yth bapak/ibu

    mau tanya dengan mengkomsumsi obat hiv ARV, berapa lama pasien HIV bisa diperpanjang umurya ?

    Terima kasih

  • Menyeluruh

    klo bisa jgn di ibu kota aja.. di pelosok propinsi beserta rumah sakit pemerintah di seluruh indonesia...kebanyakan di daerah2 yang tertingallah yang harus di benahi dahulu obat gratisnya. klo di ibu kota udalah paham masalah hiv tersebut. di bandung aja blum ada obat hiv gratisnya..capedeh,,jgn tidur para pemimpin.ini masalah hidup mati.....thaks.itu ja ko repot

1 2
Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan