Pekan Disiplin Lalu Lintas

Selasa, 15 Februari 2005 | 10:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Datanglah ke terminal Blok M hari ini. Pemandangannya agak lain. Penumpang naik-turun hanya di shelter, sementara kendaraan menutup pintunya begitu keluar shelter.

Ada yang nakal. Mereka segera ditegur petugas polisi. Dari atas menara terminal Blok M,petugas Polda Metro Jaya terus mengulang himbauan untuk tertib.

Sejak Senin (14/2) di terminal Blok M dan tiga Terminal besar lainnya--Pulogadung, Kampung Rambutan, dan Kali Deres--digelar program pekan disiplin lalu lintas Polda Metro Jaya.

Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat bidang Lalu Lintas (Kasie Dikmas Lantas) Komisaris Polisi Warsinem, menyatakan kegiatan itu salah satu program pekan disiplin lalu lintas Polda Metro Jaya. "Target kami adalah meningkatkan ketertiban dan keselamatan lalu lintas," ujarnya kepada //Tempo// hari ini.

Warsinem mengungkapkan, kegiatan dilakukan di empat terminal besar karena orang-orang dari berbagai jurusan bertemu di terminal ini. "Jadi, sosialisasinya efektif," katanya. Tapi dia tidak menutup kemungkinan kegiatan tersebut diperluas ke terminal yang lebih kecil.

Hingga kini para pelanggar baru menerima teguran simpatik. "Sosialisasinya kurang lebih satu bulan. Setelah itu, kita akan evaluasi untuk membahas sanksinya," katanya.

Polda Metro Jaya, menurut Warsinem, menurunkan 35 aparat untuk mensukseskan program tersebut. "Tapi kami juga bekerjasama dengan 1000 lebih polisi lalu lintas yang ada di jalan-jalan," ujarnya.

Para polisi itu, menurut Warsinem, akan menegur para pengemudi yang menaik-turunkan penumpang di luar halte. "Terutama di tengah jalan dan tikungan, pengemudi tidak boleh melakukan itu," kata Warsinem.

Selain itu, pengemudi juga dilarang berhenti di belakang garis stop. Asal tahu, ujar Warsinem, halte merupakan salah satu penyebab kemacetan.
Suliyanti






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: