Polisi Tangkap Empat Tersangka Pembunuh Istri Direktur BIN
Selasa, 15 Februari 2005 | 14:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Tim Gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi tadi pagi menangkap empat tersangka pelaku pembunuhan istri Direktur Badan Intelijen Negara (BIN). Barkah Hani, isteri Abdurrahman Pellu itu ditemukan tewas dalam mobil Mitsubhisi L 300 bersama supirnya Rahmat bin Rohan.
Keempat tersangka itu adalah Buwono, Ida, Adnan dan Leo. Buwono dalam kapasitasnya sebagai saksi, mengaku sempat bertemu korban sebelum ditemukan meninggal. Padahal, polisi menemukan bukti korban dibunuh di rumah Buwono.
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mathius Salempang, mereka ditangkap di tempat terpisah. Para tersangka itu ditahan di sel Kepolisian Daerah Metro Jaya. Mereka dijerat Pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan terencana subsider pasal 338 mengenai pembunuhan.
Salempang menjelaskan, Hani dan Rahmat dibunuh di rumah Buwono kawasan Kali Malang, Jakarta Timur. Ditempat tersebut polisi menemukan bercak darah korban. Berdasarkan bukti tersebut tim gabungan langsung membekuk Buwono.
Dari pengakuan Buwono, polisi kemudian menangkap tiga tersangka lain. Penangkapan pertama sekitar pukul 02.00 WIB dan terakhir pukul 06.10 tadi pagi," kata Salemba.
Sejauh ini motif pembunuhan belum terungkap. Namun, berdasarkan hasil outopsi RS Cipto Mangunkusumo, pembunuhan itu dilakukan secara membabi buta. Ini terlihat dri banyaknya luka yang ada di tubuh para korban.
Menurut ahli forensik rumah sakit itu, Abdul Mun'in Idries, pembunuhan dilakukan secara emosional. Pembunuh lebih dulu memukul bagian kepala Hani dengan palu sehingga tengkoraknya retak dan menusuk bagian dagunya beberapa kali. Hani baru tewas setelah dicekik lehernya. Sedang Rahmat menderita belasan tusukan.
Sapto Pradityo - Tempo





