Hutang Piutang, Motif Pembunuhan Istri Direktur BIN

Selasa, 15 Februari 2005 | 19:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Motif pembunuhan Barkah Hani (45 tahun), istri Direktur BIN karena masalah hutang piutang antara tersangka dengan korban. "Tersangka kesal dengan korban yang terus-menerus menagih hutangnya," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen (POl) Firman Gani usai menerima penyerahan dua buah kapal patroli dari Dirjen Migas Luluk Purnomo, Selasa (15/2) di Jakarta.

"Pada pukul 4.00 WIB tadi pagi, Reserse Polda dan Polres Bekasi berhasil menangkap empat tersangka pembunuh Barkah," kata Firman. Menurutnya, tersangka yang berhasil ditangkap terdiri dari 1 wanita dengan inisial I, dan 3 orang pria dengan inisial WN,LH, dan H. "Saat ini, kami sedang melakukan pemeriksaan intensif untuk mengembangkan kasus ini selanjutnya," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Hubungan Masyarakat Polda Metro, Kombes (Pol) Tjiptono menyatakan korban meminjamkan sejumlah ratusan juta uang kepada tersangka. Tempat kejadian perkara, menurut Tjiptono, berada di Perumahan Bali Moon di kawasana Kalimalang, Jakarta Timur. "Setelah dibunuh korban segera dinaikkan ke dalam pick up, kemudian dibawa ke jalan tol. Tersangka sempat melakukan penyamaran denga memecah kaca pick up tersebut agar dianggap kecelakaan biasa," kata Tjiptono.

Keempat tersangka, kata dia, ditangkap di lokasi yang berbeda. I dan A ditangkap di kawasan Cakung, LH di kawasan Rawamangun dan BN di kawasana Bali Moon.
asep yogi junaedi






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: