JORR Ulujami-Veteran Selesai Tepat Waktu
Sabtu, 19 Februari 2005 | 11:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pimpinan Proyek Jalan Lingkar Luar Jakarta (JORR) Veteran-Ulujami, Poncoyono Sudiro, optimis pembangunan JORR berjalan sesuai rencana. "Target membuka JORR awal April mendatang sepertinya bisa dicapai," katanya kepada Tempo saat ditemui di lokasi proyek, Jakarta, Sabtu (19/2).
Jalan raya yang memotong pembangunan JORR sampai hari ini masih dibuka sehingga cukup mengganggu pembangunan maupun lalu lintas. Kemacetan tidak dapat dihindari karena mobil-mobil yang melintas berjalan cukup hati-hati. Hal ini disebabkan, bahu jalan berkurang karena digunakan untuk meletakkan pembatas antara lokasi proyek dengan jalan raya. Namun, dari segi keamanan, pihak pembangunan JORR tampak sangat memperhatikan, karena antara proyek dan jalan raya diberi batas sekitar dua meter. Beberapa orang tampak ikut mengatur lalu lintas.
Sebenarnya, kemacetan bisa dihindari, pembangunan proyek pun tidak perlu terganggu oleh lalu lintas jika jalan yang memotong lokasi proyek ditutup dan lalu lintas dipindahkan ke on ramp, jalan masuk tol, yang telah selesai dibuat dua hari yang lalu, Kamis (17/2). "Tapi, kami menunggu dinding penahan tanah tol selesai dibangun," kata Ponco sambil menunjuk para pekerja yang sedang menyelesaikan pembangunan retaining wall.
On ramp, menurut Ponco, baru akan dibuka pada Senin (21/2). Sampai saat ini, menurut seorang petugas dari PT. Hutoma Karya, yang menjadi rekan Jasa Marga dalam pembangunan JORR tersebut, baru 80 meter dinding pembatas yang diselesaikan dari keseluruhan 95 meter . "Mungkin besok, Minggu (20/2) sudah dapat kami selesaikan," katanya. Jalan yang dibuat di atas tembok pembatas merupakan jalan transisi antara jalan raya ke jembatan dan sebaliknya.
Ponco menjelaskan, hanya ada satu kendala yang mereka temui dilapangan, yaitu hujan. Pekerja bangunan yang berjumlah sekitar 200 orang itu bekerja 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, secara bergantian. Tapi bila hujan, terutama pada malam hari, mereka terpaksa menghentikan pekerjaan.
Suliyanti Pakpahan
Topik :






Komentar Anda :