Kriminolog: Penyewaan Preman Akibat Ketidakpastian Keamanan

Minggu, 20 Februari 2005 | 16:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Fenomena penyewaan kelompok tertentu untuk membantu proses keamanan di Jakarta akibat, "Ada ketidakpastian keamanan," kata kriminolog Universitas Indonesia, Erlangga Masdiana, kepada Tempo, Minggu (20/1).

Dia menjelaskan, akibat ketidakpastian keamanan itu, seseorang akan mencari kelompok yang memiliki kekuatan. Kelompok itu, kata dia, ada yang menempel pada kekuasaan atau berbasis masyarakat. "Itu fenomena wajar saja," kata Erlangga.

Menurut dia, kelompok keamanan yang menempel pada kekuasaan adalah polisi dan tentara. Sementara, yang berbasis masyarakat adalah seorang preman atau tokoh pada komunitas tertentu.

Dia melihat kondisi ini terjadi akibat kepercayaan masyarakat terhadap polisi sebagai aparat legal sudah turun. Akibatnya, banyak masyarakat yang menyewa preman. Masyarakat, kata dia, menilai preman dapat mereduksi gangguan terhadap diri seseorang. Sehingga, preman, "Bisa meningkatkan keamanan bagi orang yang terganggu, " ungkap Erlangga.

Oleh karena itu, menurut Erlangga, polisi harus meningkatkan pelayanan keamanan terhadap masyarakat agar kepercayaan itu muncul kembali.

Sedangkan mengenai izin kepemilikan senjata api bagi seseorang, ia mengatakan, "Polisi harus menerapkannya secara konsekuen dan ketat." Sementara itu, tentang maraknya pembunuhan oleh senjata api, Erlangga hanya mengatakan bahwa itu karena ada pelanggaran prosedur yang harus ditindak secara hukum.

Ewo Raswa






Komentar Anda

Kirim