Pemberantasan Sarang Nyamuk Sampai Pertengahan Tahun

Rabu, 23 Februari 2005 | 16:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Timur akan terus mensosialisasikan dan menjalankan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) selama enam bulan, terhitung sejak Januari, sampai masyarakat benar-benar paham pentingnya PSN untuk memberantas DBD. "Masyarakat masih sering salah mengerti, merasa aman kalau sudah diasapi (fogging). Padahal sarang tempat berkembangnya masih ada," kata Dien Emawati, Kepala Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Timur, Rabu (23/2).

Dien mengatakan, fogging yang dilakukan Sudin Kesmas masih tertuju ke daerah-daerah yang telah ada kasus DBD, tapi tidak melarang daerah yang aman untuk di-fogging. "(Tapi) itu berarti fogging swasta dan bayar sendiri," kata dia. Namun, Dien tak menyarankan fogging bila di daerah tersebut tidak ada jentik, karena efeknya tidak baik.

Dien mengungkapkan, seharusnya kita mencontoh Singapura yang menerapkan sistem 3F (Found, Fine, Fogging). Pada sistem itu, bila ditemukan jentik di suatu rumah, maka pemiliknya akan dikenakan denda, kemudian baru di-fogging.

Jumlah korban DBD di Jakarta Timur saat ini telah mencapai 884 orang. Delapan di antaranya meninggal.
Nofi Triana






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: