DPRD Minta Gubernur Tidak Berlebihan Antisipasi Kenaikan BBM
Senin, 28 Februari 2005 | 20:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nurmansyah Lubis, meminta Pemerintah DKI Jakarta tidak berlebihan dalam mengantisipasi protes warga atas kenaikan bahan bakar minyak (BBM). "Antisipasi bukan dengan mengerahkan aparat keamanan secara besar-besaran," ujar Nurmansyah, di kantor DPRD, Jakarta, Senin (28/2).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, mengatakan telah menyiapkan 13.179 orang aparat untuk mengantisipasi gangguan keamanan di Ibu kota akibat kenaikan BBM. Jumlah itu, kata Gubernur, terdiri dari 8.000 anggota polisi, 2.000 polisi dari Mabes Polri, serta 2.000 dari TNI. Selebihnya, dari pemerintah daerah DKI Jakarta.
Menurut Nurmansyah, Pemerintah DKI mestinya tidak hanya memperhatikan aspek keamanan, tapi juga aspek ekonomi. Alasannya, saat ini, telah terjadi kenaikan harga bahan pokok di pasaran. "Seharusnya, Pemerintah DKI lebih masuk lagi ke aspek ekonomi," kata Nurmansyah.
Nurmansyah juga menyesalkan sikap pemerintah pusat yang tetap menaikkan harga BBM. Padahal, kata dia, kompensasi kenaikan BBM untuk warga miskin selama ini belum tepat sasaran.
Eworaswa-Tempo





