Polisi Sebarkan Sketsa Wajah Saksi Kunci Pembunuhan Febrina

Senin, 28 Februari 2005 | 22:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepolisian Resort (Polres) Bekasi menyebarkan sketsa wajah saksi kunci kasus pembunuhan Febrina Purnamasari Harahap. Pria bernama Yusuf itu merupakan orang yang paling dikejar aparat dalam kasus penculikan yang diakhiri pembunuhan itu.

"Kami belum bisa mengatakan tersangka, tapi orang ini saksi kunci," kata Komisaris Besar Polisi Edward Syah Pernong, Senin (28/2).

Febrina, 11 tahun, Senin (21/2) lalu ditemukan terbunuh di rumah kontrakan Yusuf di Jalan Masjid Rahmat RT 04/02, Kelurahan Jatirahayu, Pondok Gede, Bekasi. Murid kelas VI sekolah dasar itu menghilang sejak Kamis (17/2) lalu.

Edward mengatakan, gambar rekaan itu dibuat atas dasar keterangan sejumlah saksi, mulai dari tetangga korban sampai orang-orang yang tinggal di sekitar kontrakan tempat korban ditemukan. Polisi, kata Edward, akan menjaga keamanan saksi mata yang sudah menceritakan ciri-ciri Yusuf.

Menurut gambaran polisi, Yusuf memiliki ciri-ciri: tinggi 163 senti meter, badan tinggi berisi, kulit cokelat bersih, rambut cepak, bibir tipis, dan usia sekitar 30 tahun.

Dengan penyebarluasan sketsa wajah Yusuf itu, kata Edward, polisi berharap mendapat laporan dari siapa pun wajah yang melihat orang dengan ciri-ciri yang persis dengan gambar. "Masyarakat bisa melapor. Kami berharap atas kerja samanya," ujar Edward.

Menurut Edward, akurasi gambar wajah orang yang paling dicurigai polisi itu kemungkinan lebih dari 70 persen. Jika saksi kunci itu tertangkap, polisi berharap ada titik terang untuk mengungkap kasus pembunuhan yang menggemparkan itu.

Sebelumnya, polisi menyatakan dugaannya bahwa pelaku pembunuhan Febrina merupakan seorang psikopat. Itu terlihat dari bekas-bekas penganiayaan dan hasil visum atas mayat korban.

Mengenai kemungkinan pelaku akan melakukan aksi serupa, Edward meminta masyarakat tidak panik. "Sampai sekarang belum ada yang lapor anak hilang dan ditemukan seperti kasus Febrina," ujar Edward.

Siswanto-Tempo

TOPIK






Komentar Anda

Kirim